Sumbartime – Pada Senin pagi (27/5), insiden tragis terjadi di Nagari Pelangai Kaciak, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Seorang pria paruh baya berinisial KJ (72) mengamuk dan melakukan penusukan menggunakan senjata tajam jenis pisau, menewaskan Bakri alias Kuri (62) dan melukai putranya, Irwan Efendi alias Iwan (22), di bagian dada kiri atas.
Kapolsek Ranah Pesisir, AKP Dedy Arma, mengungkapkan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Kejadian bermula saat Iwan hendak pergi ke sungai dan bertemu KJ di bawah pohon duku. Pelaku menanyakan apakah Iwan adalah Kuri, dan ketika Iwan mengaku sebagai anak Kuri, pelaku langsung mengarahkan pisau ke perut Iwan sambil memperingatkan agar tidak bersikap seperti ayahnya. Iwan berhasil menghindar dan berlari ke arah rumahnya sambil berteriak meminta tolong.
Pelaku kemudian mengejar Iwan hingga ke rumahnya. Kuri, ayah Iwan, keluar dan mencoba menghadang KJ. Namun, KJ berhasil menusuk Kuri di bagian perut. Meski sudah terluka parah, Kuri tetap berusaha melindungi putranya. Saat Iwan mencoba membuka pintu depan, pelaku berhasil menusuknya di dada kiri atas. Iwan berhasil melarikan diri dan meminta bantuan warga sekitar.
Warga yang mendengar keributan segera menolong Iwan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ranah Pesisir. Kapolsek beserta jajarannya segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menangkap pelaku. Kedua korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Balai Selasa untuk mendapatkan perawatan medis. Kuri dinyatakan meninggal dunia, sementara Iwan dirawat intensif karena luka tusukan.
“Setelah dilakukan pengamanan dan olah TKP, kedua korban dilarikan ke Puskesmas Balai Selasa untuk dilakukan pengobatan,” ujar AKP Dedy.
Menurut Kapolsek, motif sementara dari penusukan ini diduga karena pelaku merasa sakit hati terhadap korban yang dianggap menguasai banyak tanah. Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Ranah Pesisir untuk penyelidikan lebih lanjut.(R)





















