SUMBARTIOME.COM-Telah 3 hari keberadaan seorang gadis remaja bawah umur bernama Sera Nurlaila (14) warga Jorong Koto Tinggi Nagari Simpang Kapuak, Kabupaten Limapuluh Kota, belum ditemukan terhitung sejak hari ini Rabu 21 April 2021.
Hilangnya gadis remaja yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar tersebut, membuat ibu kandung serta warga sekitar menjadi geger. Sejak dinyatakan hilang pada Minggu (18/4) hingga sampai berita ini diturunkan, keberadaan korban masih belum diketahui keberadaannya.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso, melalui Kapolsek Guguk Iptu Heri Yuliardi, Selasa 20 April 2021. Menurutnya sejak mendapatkan laporan hilangnya korban, pihaknya bekerja sama dengan Basarnas telah melakukan upaya pencarian terhadap korban yang dinyatakan hilang oleh pihak keluarganya.
Beberapa lokasi yang dianggap rawan seperti aliran sungai, serta lereng lereng perbukitan telah dijelajahi, namun hingga saat sekarang keberadaan korban masih belum diketahui, paparnya. Namun sambung Heri lagi, pihaknya masih melakukan upaya pencarian terhadap korban hingga menemui titik terang, paparnya.
Terpisah, orang tua dari Sera Nurlaila korban hilang yang bernama Rini (37) kepada awak media mengaku sangat berharap sekali jika putrinya tersebut bisa ditemukan. Melalui media Rini berharap dan meminta tolong kepada seluruh lapisan warga Limapuluh Kota ataupun warga daerah lainnya jika ada yang merasa pernah melihat keberadaan korban dalam beberapa hari ini mapun pada waktu mendatang agar segera diberitahukan kepada pihak kepolisian, tuturnya penuh harap.
Adapun kronologi hilangnya Sera, tuturnya lagi berawal pada Minggu pagi Rini pamit keluar dari rumah menuju sawahnya. Saat itu korban bersama adiknya masih berada di dalam rumah bersama bapaknya inisial M.
Pada siang harinya usai pulang dari sawah, Rini sudah tidak melihat keberadaan korban di dalam rumah. Namun saat itu tidak ada timbul kecurigaan terkait tentang korban. Dirinya menganggap hal yang biasa saja jika korban tidak berada di rumah dikarenakan korban sering bermain ke rumah temannya.
Di saat yang bersamaan serta dihari yang sama, suami Rini inisial M meminta izin untuk pulang ke rumah orang tuanya kawasan Kota Payakumbuh. Namun saat itu saat suaminya pamit ke Payakumbuh, Rini tidak pernah menanyakan keberadaan Sera.
Namun hingga malam harinya sekira pukul 20.00 WIB, korban belum juga muncul kembali pulang. Saat itulah Rini menjadi panik dan cemas. Selanjutnya dirinya berusaha mencari keberadaan anaknya ke tempat tempat anaknya biasa bermain.
Akan tetapi usaha yang dilakukan Rini tidak membuahkan hasil sehingga dirinya melapor kepada anggota Bhabinkamtibmas terkait tidak ditemukan keberadaan anaknya.
Saat ini Rini berharap agar keberadaan anaknya bisa diketahui titik terangnya. “Sera Pulanglah nak,” ujarnya pilu menutup percakapan. (rd)




















