SUMBARTIME.COM-Nasib malang menimpa seorang pria penyandang disabilitas (Tuna Netra) warga Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), Kota Payakumbuh bernama Kusno Hidayat (45).
Saat hendak ingin menunaikan iabadah Sholat Subuh berjamaah di Mesjid dekat kediamannya, pada Rabu (3/1) subuh lalu, dirinya mengalami kecelakaan. Saat hendak menyebrangi jalan raya pada subuh buta tersebut, dirinya ditabrak oleh sepeda motor, hingga mengalami pendarahan hebat dan dilarikan ke RS Yarsi Payakumbuh.
Dari hasil pemeriksaan medis, Kusno yang merupakan bapak dari 4 orang anak yang masih kecil serta satu istri yang juga penyandang disabilitas yang sama dengan dirinya itu, mengalami keretakan di bagian belakang kepalanya sehingga terjadi pengumpulan darah di otak kecil yang bersangkutan.
Akibat mengalami kecelakaan parah tersebut saat ini kondisi Kusno terbaring lemah tak berdaya di kediamannya. Walau sempat mendapat perawatan medis, namun karena terbentur keuangan, akhirnya Kusno yang sehari hari berprofesi sebagai tukang pijit itu,terpaksa dibawa pulang kembali. ke rumahnya dan mendapatkan perawatan seadanya dari keluarga.
Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, oleh Rumah Sakit Daerah, korban disarankan untuk menjalani perawatan di Kota Padang, namun lantaran terbentur keuangan serta ditambah lagi Tanggungan BPJS yang bersangkutan sudah tidak lagi bisa dipergunakan lantaran tidak aktif lagi, terpaksa saat ini dirinya terbaring pasrah di rumahnya.
Sementara itu, Camat Latina, David Bachri, saat dihubungi media via telepon, Sabtu (6/2) malam, menyampaikan telah berkoordinasi dengan Lurah agar BPJS warga ini bisa diaktifkan kembali. Selain itu dirinya juga mengakui sedang melakukan penggalangan dana untuk biaya berobat Kusno tuturnya men yebutkan.
Terpisah, Community RESCUE Minang Muda Peduli Payakumbuh dan 50 Kota, beberapa hari belakangan ini, ikut turun membantu penggalangan dana untuk Kusno. Salah satu anggota tersebut Arul mengungkapkan jika, pihaknya telah sempat memberikan sebutir obat china yang harga perbutirnya 1,8 Juta.
Obat itu diberikan lantaran cukup ampuh melawan penyakit yang bersarang di tubuh Kusno. Sebab tuturnya Arul lagi, jika Kusno tidak cepat dilakukan pengobatan, maka kemungkinan besar pria penyandang disabilitas itu akan mengalami kelumpuhan permanen, ungkapnya.
Selain itu, Community RESCUE Minang Muda Peduli Payakumbuh dan 50 Kota membuka open donasi buat Kusno. Bagi para donatur yang ingin menyalurkan bantuan bisa melalui BANK BRI/1517-01-003057-53-9 atas nama Umi Khairul Hayati.
Jika ada donoratur yang ingin membantu meringankan beban penderitaan Kusno serta ingin mengetahui secara jelas penyakit yang dialaminya, pihak donoratur bisa mengkonfirmasi ke nomor Umi 082389112314 atau Arul 082169711142. (rd)





















