SUMBARTIME.COM-Berawal dari kerisauan hati AKBP Dony Setiawan, melihat ada tumpukan sampah kayu besar yang terletak di dalam aliran sungai, depan Taman wisata Ratapan Ibu yang ditenggarai merusak keindahan alam, Selasa (7/1) pagi, Polres Payakumbuh yang dibantu Pemko dan TNI terjunkan ratusan personil masuk ke dalam Batang Agam.
Kegiatan bersih bersih aliran Batang Agam yang diprakarsai oleh Kapolres Payakumbuh tersebut sukses melenyapkan tumpukan sampah potongan kayu yang tingginya mencapai 2 meter dengan panjang 6 meter yang cukup lama menganggu keindahan sungai yang sarat dengan makna sejarah kemerdekaan bangsa ini.
Menurut Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan, tujuan kegiatan tersebut dilakukan, disamping memperindah keberadaan taman Ratapan Ibu, juga untuk mengantisipasi terjadinya banjir di bagian hilir sungai.
” Kemaren saat melakukan koordinasi dengan BPBD Payakumbuh kami melihat ada pedangkalan sungai yang disebabkan tingginya tumpukan sampah potongan kayu dalam Batang Agam,” ujarnya.
Untuk itu pihaknya mengambil inisiatif mengevakuasi tumpukan sampah tersebut ke tempat yang semestinya, jelas Dony lagi.
Dalam kegiatan bersih bersih tersebut terlihat Kapolres Payakumbuh bersama Wakil Walikota, Erwin Yunaz ikut terjun langsung dalam sungai bergotong royong dan memberikan komando kepada jajaran serta staf.
Kedepan Kapolres Payakumbuh berharap agar warga yang tinggal berdekatan di sepanjang aliran Batang Agam, agar menahan diri membuang sampah ke dalam sungai. Karena tindakan tersebut disamping akan membuat keindahan aliran Batang Agam tercemar, juga berpotensi membuat pendangkalan sungai dan berpotensi terjadinya banjir, tutupnya mengatakan. (aa)




















