Penyebar Hoax Larangan Natal di Dharmasraya Ditangkap Polda Sumbar

SUMBARTIME.COM-Terduga penebar isu hoax larangan Natal di Kabupaten Dharmasraya ditangkap Direktorat Krimsus Polda Sumbar, Selasa (7/1) siang sekira pukul 13.00 WIB.

Pelaku yang bernama Sudarto tersebut diamankan aparat saat berada di kediamannya kawasan Jalan Veteran, Purus, Kota Padang. Dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan ponsel dan laptop pelaku, ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, kepada awak media.

Iklan

Menurutnya, ditangkapnya terduga pelaku berdasarkan laporan masayarakat Dharmasraya yang resah atas ulah pelaku yang didga menyebarkan konten kebencian di sosmed terkait ibadah perayaan hari besar agama.

Dalam laporan tersebut, Sudarto dianggap telah merusak kerukunan umat beragama di Kabupaten Dharmasraya. Saat ini manager program Pusaka Foundation itu masih mendalami proses pemeriksaan, tutup Stefanus.

Seperti diketahui, pada memjelang perayaan natal pada Desember 2019 kemaren, masyarakat dihebohkan isu tentang adanya penolakan perayaan ibadah natal oleh masyarakat setempat. Isu itu muncul terkait cuapan Sudarto di sosmed yang mengatakan ada warga mayoritas di Dharmasraya yang melarang pihak minoritas mengadakan ibadah natal.

Kontan saja isu yang dihembuskan pelaku menjadi santapan para nitizin dan dengan cepat isu tersebut menasional dan sempat membuat gaduh. Padahal faktanya menurut pengakuan pemuka agam Kristiani dihadapan Kapolda Sumbar, beberapa waktu yang lalu di rumah dinas Bupati Dharmasraya menjelaskan bahwa tidak ada masyarakat setempat yang melarang perayaan ibadah mereka. Justru sebaliknya masyarakat sangat menghormati dan menghargai perayaan tersebut, ujar para Tokoh Kristiani saat itu. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here