Warga Situjuh Limapuluh Kota Kaget Penemuan Jasad Pria, Awalnya Disangka Korban Pembunuhan

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Warga Nagari Situjuh Banda Dalam dan sekitarnya, Sabtu (23/1) menjelang subuh digegerkan dengan penemuan seorang warganya yang telah tewas meninggal dunia di belakang mobil di sebuah rumah Jalan Khatib Sulaiman Km. 8 Jorong Koto Baru.

Penemuan jasad seorang warga berjenis laki laki dan berinisial EJ (35) di dalam kawasan rumahnya tersebut, awalnya diduga merupakan korban pembunuhan. Pasalnya di tubuh korban ditemukan sejumlah luka dan di samping korban ditemukan sebuah obeng dan darah.

Iklan

Namun saat polisi melakukan olah TKP serta tim medis dari puskesmas setempat melakukan pemeriksaan kuat dugaan jika korban tewas karena tersengat arus listrik. Hal itu di dapati setelah dilakukan pemeriksaan di tubuh korban yang mengalami luka, ditenggarai akibat dari luka bakar.

Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, melalui Kasatresrim AKP M.Rosidi, Sabtu 23 Januari 2021 siang, menjelaskan jika penemuan jasad pria berinisial EJ warga Jorong Koto Baru Nagari Situjuah Banda Dalam, Kabupaten Limapuluh Kota tersebut, kuat dugaan akibat tersengat arus listrik, ungkapnya.

Lebih jauh dirinya menjelaskan, hal tersebut berdasarkan dari hasil olah TKP yang dilakukan polisi yang dbantu oleh salah seorang petugas PLN dan hasil pemeriksaan medis.

Di sebutkan saat dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan, di TKP polisi menemukan kabel warna biru yang mengitari gudang, sepeda motor dan mobil Carry minibus serta rumah sekaligus lokasi tempat usaha korban dalam berdagang.

Setelah ditelusuri kemana arah kabel tersebut tersambung, polisi menemukan colokannya berada di dalam rumah korban sendiri. Saat itu kondisi kabel yang mengitari rumah serta barang barang milik korban tersebut terpasang dan teraliri arus listrik.

Kuat dugaan jika korban tanpa sengaja tersengat arus listrik yang dia pasang sendiri di sekitaran rumah dan tempat usahanya, papar Rosidi. Adapun tujuan korban mengitari barang serta lokasi tempat usaha tersebut untuk menjaga dan mengamankan harta bendanya, sambungnya lagi.

Polisi juga mengatakan jika pihak keluarga menolak untuk dilakukan otupsi terhadap jasad korban dan telah merelakan kepergian korban.

Sementara itu, kronologi kejadian penemuan jasad korban berawal dari istri korban yang sebelumnya pada Sabtu dini hari sekira pukul 02.30 WIB, terjaga dari tidur dan tidak mendapati korban berada di sampingnya.

Merasa penasaran istri korban inisial SA mencari keberadaan korban. Saat berada di luar rumah, SA melihat cahaya senter ponsel dari arah belakang mobil Suzuki Carry BA 1851 MV warna hitam milik mereka. Ketika didekati SA melihat korban dalam posisi menelungkup seperti orang sujud. Ketika dirinya memanggil korban, tidak ada balasan dari korban.

SA kemudian memeriksa tubuh korban dan didapati telah dingin. Selanjutnya dirinya meminta tetangganya untuk datang menolong dan memeriksa korban. Saat tetangga memeriksa denyut nadi korban, diketahui korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya mereka secara bersama mengangkat jasad korban ke dalam rumah.

Saat mereka mengevakuasi tubuh korban, ditemukan beberapa bagian luak di tubuh korban seperti luka di bagian dahi, bahu serta lutut. Kuatir jika korban meninggal akibat dugaan pembunuhan, maka mereka langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Situjuh, papar Rosidi menjelaskan. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here