Warga Padang Gerebek 2 Pasang Remaja yang ‘Lockdown’ Dalam Kamar Kost Kosan

salah satu pasangan diperiksa Satpol PP Padang

SUMBARTIME.COM-Sepasang remaja asal Kepulauan Mentawai dan satu pasang remaja asal Pesisir Selatan (Pessel) sama sama ditangkap dan digerebek warga saat ‘lockdown’ dalam pengertian perbuatan negatif di dua lokasi berbeda Kota Padang, Jumat 10 April 2020.

Pasangan asal Mentawai masing masing berinisial, JS (24) dan AT (22) ditangkap dan digerebek warga di dalam sebuah rumah kontrakan, kawasan Padang Baru Timur, Kota Padang. Pasangan ini digerebek warga setempat karena diduga telah melakukan perbuatan mesum.

Iklan

Menurut warga setempat, kedua remaja tersebut sudah beberapa hari ini di intai warga. Dikatakan jika keduanya bukanlah penghuni rumah kontrakan tersebut, namun hanya sebagai penunggu sementara saja.

Saat kedua remaja itu masuk dalam rumah kontrakan, warga yang melakukan pengintaian diam diam mengintip kelakuan mereka di dalam rumah. Saat itulah ujar warga keduanya sedang emlakukan perbuatan tidak senonoh.

Warga yang kesal langsung melakukan penggerebekan dan mendobrak pintu rumah kontrakan tersebut. Beruntung keduanya tidak menjadi amukan massa yang emosi dan kesal lantaran RT setempat serta Bhabinkum bisa menangkan warga.

Selanjutnya kedua pasangan mesum tersebut diserahkan kepada pihak Satpol PP Kota Padang untuk dilakukan proses pemeriksaan.

Hal yang sama juga terjadi di kawasan Parupuk Tabing, Kota Padang. Pasangan remaja asal Pessel, masing masing berinisial IW (21) dan A (21) digerebek saat diduga melakukan perbuatan mesum dalam kamar kost kosan.

Pasangan ini tertangkap basah oleh warga saat melakukan perbuatan hohohihi alias tak senonoh dalam kamar mandi.

Kejadian berawal saat warga curiga melihat pasangan pria tersebut menyembunyikan motornya waktu datang ke kamar kost wanita. Merasa curiga dan penasaran, warga lalu melakukan pengintaian.

Saat melakukan pengintain itulah warga menemukan pasangan tersebut sedang indehoi di dalam kamar mandi kost kosan. Tak menunggu lama warga pun melakukan penggerebekan dan menggelandang keduanya keluar dari kamar kost. Selanjutnya diserahkan ke Satpol PP Padang.

Terpisah, Kasatpol PP Padang Alfiadi, membenarkan dua peristiwa mesum yang terjadi pada Jumat (10/4) tersebut. Menurutnya kedua pasangan diduga mesum itu telah dilakukan proses pemeriksaan.

Untuk pasangan asal Pessel telah dilakukan perjanjian diatas matrai 6 ribu dan disaksikan oleh kedua belah pihak orang tua masing masing. Sementara pasangan dari Mentawai, juga diminta datang orang tua atau wali mereka yang berada di Kota Padang.

Kasatpol PP tersebut sangat menyesalkan peristiwa mesum yang terjadi ditengah bencana wabah Covid 19 ini. Pihaknya juga memanggil pemilik kost kosan untuk dilakukan pendataan, paparnya menjelaskan. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here