• AD ART Sumbartime.com
  • Advertorial
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Iklan
  • Pedoman Berita
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
Sumbartime.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumbartime.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbar
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Video
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home Peristiwa

Ustadz Pondok Pesantren di Tapung Kampar Menjadi Korban Penganiayaan

Sumbar Time by Sumbar Time
9 November 2020
in Peristiwa
A A
0
Ustadz Pondok Pesantren di Tapung Kampar Menjadi Korban Penganiayaan

gambar ilustrasi

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SUMBARTIME.COM-Di laporkan telah terjadi tindakan pemukulan dan penganiayaan terhadap seorang Ustadz yang mengajar di pondok pesantren Jalan Garuda Sakti, KM 6, Tapung, Kampar.

ADVERTISEMENT

Informasinya seorang ustadz bernama Sutrio, diduga telah menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan oleh pimpinan ormas tertentu di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

Diceritakan oleh ustadz As’ad, Senin (9/11) peristiwa terjadi sekitar seminggu yang lalu, ujarnya. Namun korban serta penghuni pondok pesantren tutup mulut dan tidak ingin menceritakan ke luar dengan lasana keamanan.

Menurut As’ad korban serta penghuni pondok merupakan orang pendatang di wilayah tersebut, jelasnya.

BacaJuga

Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

29 Maret 2026
Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Gadut Bukittinggi

Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Gadut Bukittinggi

15 Januari 2026
Kepedulian di Tengah Bencana Ala Kapolresta Bukittinggi dan Bhayangkari

Kepedulian di Tengah Bencana Ala Kapolresta Bukittinggi dan Bhayangkari

29 November 2025

Kasus terungkap ke permukaan setelah adanya kegiatan dan pertemuan Majelis Tablig. Dalam pertemuan tersebut didapat informasi adanya ustadz di pondok pesantren Jalan Garuda Sakti, KM 6, Tapung, Kampar dipukuli dan dianiaya, oleh pimpinan ormas tertentu di wilayah setempat inisial A.

Menurut Ustad As’ad, saat dirinya ingin menghadiri kegiatan Majelis Tabliq, ada salah seorang murid pondok Jalan Garuda Sakti yang menumpang di atas mobilnya. Selanjutnya murid tersebut menceritakan kejadian adanya ustadz pesantren dipukul dan dianiaya oleh pimpinan ormas tertentu.

ADVERTISEMENT

Penasaran dengan cerita murid pondok itu, selanjutnya Ustad As’ad mendatangi pondok di kawasan Tapung tersebut. Saat berada di pondok di melihat di wajah serta tubuh korban (Usatdz Sutrio) masih terdapat ada sisa lebam dan membiru. Padahal penganiayaan itu terjadi seminggu yang lalu, ungkapnya.

As’ ad menceritakan aksi dugaan penganiayaan dan pengoroyokan itu terjadi di dalam Mushola pondok pesantren setempat. Pelaku yang datang bersama teman temannya dengan menggunakan mobil 3 unit, datang mencari Ustadz Sutrio.

Awalnya sesampai di pondok, pelaku dan rekan rekannya sebanyak 6 orang langsung mendobrak asrama putri, hingga justdazah dan siswi pesantren sempat ketakutan. Saat itu pimpinan ormas tertentu inisial A menanyakan keberadaan ustadz Sutrio.

Selanjutnya A serta gerombolannya, langsung mencari keberadaan korban yang diketahui sedang di Mushola. Sesampai di Mushola, tanpa membuka alas kaki, A, dan gerombolannya, langsung masuk menginjak karpet dan sajadah Mushola menuju tempat korban.

Saat itulah korban (Ustadz Sutrio) langsung dianiaya, oleh pelaku. Korban yang berbadan kecil itu, dipukul ditendang, serta diinjak oleh pelaku di dalam Mushola. Selain itu, wajah serta tubuh korban sempat dipukuli dengan rotan oleh pelaku. Tidak sampai disitu saja, jenggot korban yang panjang sempat ditarik oleh pelaku dan mengatakan apa yang dibanggakan dengan jenggot panjang tersebut.

Adapun menurut As’ad lagi, adapun penyebab terjadinya aksi arogan serta penganiayaan terhadap korban yang dilakukan oleh pimpinan ormas tertentu setempat dipicu oleh laporan anak pimpinan ormas tersebut.

Kepada pelaku, anaknya melaporkan jika dirinya mengaku telah dipukuli oleh korban (Ustadz Sutrio). Namun setelah ditelusuri, ternyata laporan tersebut tidak benar adanya, ungkap As’ad.

Terkait kasus tersebut, Ustad As’ad telah berkoordinasi dengan pamannya yang juga merupakan tokoh ormas tertentu yang sama di daerah Rokan Hulu, Riau. Oleh sang paman, disarankan kasus tersebut dilaporkan ke polisi dan segera berkoordinasi dengan Ketua Ormas FPI Pekanbaru, Husni Thamrin.

Saat ini korban telah membuat laporan ke Polda Riau dengan nomor laporan polisi LP/450/XI/2020/SPKT/RIAU tanggal 6 November 2020 atas penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban, jelasnya. (kr)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Inilah Program Unggulan SAFARI untuk Pendidikan Limapuluh Kota

Next Post

TIKAM SAMURAI 203

Sumbar Time

Sumbar Time

Setiap Waktu Bernilai Informasi

BacaJuga

Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga
Limapuluh Kota

Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

29 Maret 2026
Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Gadut Bukittinggi
Bukittinggi

Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Gadut Bukittinggi

15 Januari 2026
Kepedulian di Tengah Bencana Ala Kapolresta Bukittinggi dan Bhayangkari
Peristiwa

Kepedulian di Tengah Bencana Ala Kapolresta Bukittinggi dan Bhayangkari

29 November 2025
Tim Mata Elang Satres Narkoba Polresta Bukittinggi Gagalkan Pengiriman Paket Sabu
Bukittinggi

Tim Mata Elang Satres Narkoba Polresta Bukittinggi Gagalkan Pengiriman Paket Sabu

15 November 2025
Pengguna Sabu Ditangkap di Bukittinggi, Bandar Kabur Saat Digerebek
Bukittinggi

Pengguna Sabu Ditangkap di Bukittinggi, Bandar Kabur Saat Digerebek

21 September 2025
Next Post

TIKAM SAMURAI 203

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Justictalk ” Ngobrol santai melek hukum”

https://youtu.be/r3p0YSm3qWE
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

7 Juni 2024
Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

30 Desember 2023
Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

23 Desember 2023
Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

5 Mei 2024
Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

0
Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

0
Safaruddin Dt. Bandaro Rajo : Bamus DPRD Bukan Hanya Membahas Ranperda SOPD Semata

Safaruddin Dt. Bandaro Rajo : Bamus DPRD Bukan Hanya Membahas Ranperda SOPD Semata

0
MTB JELAJAH GUNUNG BUNGSU BERTABUR HADIAH

MTB JELAJAH GUNUNG BUNGSU BERTABUR HADIAH

0
Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

30 Juni 2026
PUTRA LIMA PULUH KOTA HARUMKAN NAMA SUMATERA BARAT DAN INDONESIA DI AJANG INTERNASIONAL

PUTRA LIMA PULUH KOTA HARUMKAN NAMA SUMATERA BARAT DAN INDONESIA DI AJANG INTERNASIONAL

28 Juni 2026
Dari Negeri Kecil di Tengah Atlantik, Tanjung Verde Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026

Dari Negeri Kecil di Tengah Atlantik, Tanjung Verde Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026

27 Juni 2026
Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

21 Juni 2026

Berita Terbaru

Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

30 Juni 2026
PUTRA LIMA PULUH KOTA HARUMKAN NAMA SUMATERA BARAT DAN INDONESIA DI AJANG INTERNASIONAL

PUTRA LIMA PULUH KOTA HARUMKAN NAMA SUMATERA BARAT DAN INDONESIA DI AJANG INTERNASIONAL

28 Juni 2026
Dari Negeri Kecil di Tengah Atlantik, Tanjung Verde Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026

Dari Negeri Kecil di Tengah Atlantik, Tanjung Verde Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026

27 Juni 2026
Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

21 Juni 2026
ADVERTISEMENT
Sumbartime.com

Sumbartime.com -"Setiap Waktu Bernilai Informasi"

Ikuti Kami

  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.

No Result
View All Result
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer
  • Iklan

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.