Sumbartime.com, Padang Pariaman – Banjir bandang yang melanda kawasan Pasar Tandikek, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, menimbulkan kerusakan parah pada empat toko dan mengancam satu-satunya jembatan penghubung antara Batang Sani dan Pasar Tandikek.
Kejadian ini memicu permintaan warga kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera menangani dampak dari bencana ini.
Menurut laporan, banjir bandang yang terjadi pada Kamis (21/9/2023) telah meruntuhkan empat toko di kawasan pasar tersebut. Selain itu, jembatan yang menjadi penghubung utama ke Pasar Tandikek juga terancam karena tidak dapat dilewati oleh kendaraan.
Wali Nagari Saharuddin mengingatkan bahwa jembatan ini merupakan satu-satunya akses ke Pasar Tandikek, yang merupakan pusat ekonomi penting di Kabupaten Padang Pariaman. Oleh karena itu, perbaikan dan pemeliharaan jembatan ini sangat penting.
“jembatan yang berada di lokasi ini merupakan jembatan satu-satunya untuk melewati Pasar Tandikek yang cukup ramai di Padang Pariaman,” jelasnya
Masyarakat setempat juga mendesak agar perbaikan dilakukan secepat mungkin, mengingat kerusakan pada jembatan dan bangunan toko terjadi secara bertahap.
“Kondisi tebing dan tiang jembatan yang telah lama rusak menjadi salah satu penyebab utama insiden ini semoga jembatan bisa diperbaiki,” ungkap salah satu warga.
Bencana banjir bandang terjadi setelah hujan deras yang tinggi sejak pukul 14.00 WIB pada hari yang sama. Air sungai meluap secara tiba-tiba, menyebabkan kerusakan parah pada toko dan mengancam stabilitas jembatan yang vital bagi masyarakat Padang Pariaman.




















