Tidak Terima Aksi Arogan Oknum Gank MOGE, Laskar Merah Putih Bukittinggi Jaga Pintu Keluar Kota

Ormas LMP lakukan penjagaan dan swapping di seputaran Kota Bukittinggi

SUMBARTIME.COM-Tidak terima aksi arogan gank motor gede (Moge) Harley Davidson Owner Grub (HOG) Siliwangi Bandung Chapter yang melakukan dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap 2 orang anggota TNI AD yang bertugas di bagian Intel Kodim 0304/Agam, membuat sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Laskar Merah Putih (LMP), turun ke jalan.

Peristiwa itu terpantau oleh awak media Minggu (1/11) sore di seputaran kawasan Kota Bukittinggi. Puluhan warga berseragam ormas LMP terlihat mondar mandir di seputaran Kota Bukittinggi terutama di titik daerah pintu keluar dari Kota Wisata tersebut.

Iklan

Menurut salah satu pengurus Ormas LMP Cabang Kota Bukitting itu, Herry, dirinya membenarkan pihaknya melakukan sweping pada Minggu 1 November 2020 agar anggota gank moge yang kini sedang bermasalah hukum di Polres Bukittinggi, tidak bisa keluar dari Kota setempat sebelum ada kepastian hukum atas peristiwa kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap 2 orang anggota intel TNI, ujarnya.

Lebih jauh dirinya menjelaskan, Laskar Merah Putih Bukittinggi siap menggalang massa jika ada terdapat “permainan mata” sehingga hukum tidak ditegakan. Bagi LMP, kehormatan serta marwah TNI harus ditegakan dan tidak ada boleh terjadi penghinan terhadap salah satu Institusi Negara itu.

Bagi Laskar Merah Putih, pengeroyokan dan penganiayaan terhadap dua anggota TNI AD oleh orang sipil adalah sebuah penghinaan terhadap marwah berbangsa dan bernegara. Atas itulah Ormas LMP Cabang Bukittinggi akan terus mengawal kasus itu sampai jelas kepstian hukumnya, pungkas Herry mengatakan. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here