Terkait Viral Video Siswi Non Muslim “Dipaksa” Pakai Jilbab, Kepsek SMK 2 Padang Minta Maaf

permintaan maaf keosek SMK 2 Padang (foto suara.com)

SUMBARTIME.COM-Setelah sempat viral terkait adanya seorang siswi non muslim yang dipaksa berhijab di sekolah SMK 2 Padang, pihak sekolah atas nama Kepala Sekolah mengucapkan permintaan maaf.

Jumat 22 Januari 2021 malam, Kepala Sekolah SMK 2 Padang, Rusmadi mengklarifikasi sekaligus mengucapkan permintaan maaf kepada publik.

Iklan

Menurutnya video mediasi tanggal 21 Januari 2021 yang sempat viral di publik terkait bawahannya yang terlibat adu argumen menghadapi siswi non muslim bernama Jeni Cahyani Hia dengan orang tuanya telah menimbulkan polemik serta kesalahpahaman yang bisa berujung pada konflik SARA.

Di satu sisi bawahanya ingin menegakan peraturan sekolah khususnya tata tertib pemakaian seragam sekolah yang telah diatur dan disepakati bersama jika dalam memakai seragam sekolah siswi wanita dihimbau untuk memakai jilbab. Namun di sisi lain pihaknya tidak pernah dan ingin membeda bedakan siswa muslim dan non muslim, papar Rusmandi.

Dirinya juga menegaskan pihak sekolah tidak pernah memaksakan kehendak terhadap siswi non muslim untuk harus memakai jilbab.

Untuk itu pihaknya ingin meluruskan kesimpang siuran informasi yang beredar di sosial media terkait adanya dugaan pemaksaan pihaknya mewajibkan anak didik non muslim wanita untuk memakai jilbab, papar Ruswandi.

Lebih jauh Kepala SMK 2 Padang itu menerangkan kronologis kejadian bermula pada pekan pertama awal masuk sekolah di bulan Januari 2021. Seorang siswi atas nama Jeni Cahyani Hia datang ke sekolah tidak menggunakan Jilbab.

Oleh pihak guru Bimbingan Korseling (BK), siswi tersebut dipanggil dan ditanyakan. Siswi sempat mengatakan kepada pihak sekolah jika dirinya merupakan non muslim. Namun guru BK sempat memberikan nasehat pengertian jika siswi itu ke sekolah harus menggunakan jilbab.

Hingga pekan ketiga, belajar, kembali siswi tersebut dipanggil guru BK atas persoalan yang sama tanpa memakai jilbab ke sekolah. Selanjutnya tanpa adanya pemanggilan kepada wali murid, siswi tersebut datang ke sekolah dengan membawa orang tuanya, hingga terjadilah seperti apa yang dilihat di dalam video yang sempat viral itu, pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, dunia maya sempat dihebohkan dengan beredarnya video adanya pemaksaan terhadap siswi non muslim untuk wajib memakai jilbab oleh SMK 2 Padang.

Video berdurasi 15 menit 23 detik yang sempat viral itu diunggah oleh akun facebook bernama Elianu Hia. Kuat dugaan akun facebook yang memposting video tersebut merupakan orang tua dari siswi non muslim yang tersangkut persoalan dengan pihak sekolah.

Selain mengunggah video, akun bernama Elianu Hia juga mengupload foto surat yang menyatakan pernyataan tidak bersedia menggunakan kerudung atau jilbab. Bahkan dirinya mengatakan jika pihak SMK 2 Padang telah memaksa anaknya untuk memakai jilbab ke sekolah.

Atas unggahan akun facebook di dunia maya itu, beragam tanggapan serta komentar dari para nitizen, sehingga memaksa pihak Kadisdik Pemrov Sumbar turun tangan menyelesaikan persoalan. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here