Terkait Persoalan PDAM Payakumbuh Dengan Nagari Sungai Kamuyang, Herry Iswahyudi Angkat Bicara

gambar direktur PDAM Payakumbuh bersama rombongan

Sumbartime-Terkait dengan masalah persoalan kompensasi pembayaran sumber air antara pihak Nagari Sungai Kamuyang serta PDAM Payakumbuh sebesar 12% yang harus dibayarkan segera jika tidak ingin pasokan air dicabut, Direktur PDAM, Herry Iswahyudi direktur PDAM Payakumbuh angkat bicara.

Menurutnya, secara umum pihaknya PDAM Kota Payakumbuh sangat menghormati dan menghargai permintaan Nagari Sungai Kamuyang, Limapuluh Kota, terkait permintaan kompensasi harga sumber air sebesar 12% tersebut.

Iklan

Namun seyogyanya, permintaan itu tentu belum bisa kami realisasikan dengan secepatnya. Di jelaskan lagi, Hal itu baru bisa terealisasi paling cepat pada bulan Juni 2018 nanti, ujarnya lagi.

Artikel Terkait :

Sebab yang menjadi alasan, bahwa perjanjian sebelumnya antara PDAM Payakumbuh dengan Nagari Sungai Kamuyang terkait hubungan mitra kerja sama dalam hal pasokan sumber air bersih masih sedang berjalan dan akan berakhir pada Juni 2018 tersebut.

Jika realisisasi kompensasi 12% itu tetap dipaksakan akan dibayar pada bulan Februari 2018 ini akan terjadi Wanprestasi, dan dikemudian hari akan bermasalah hukum, papar Herry Iswahyudi.

” Jadi intinya kami tidak pernah menutup diri soal kompensasi harga sumber air bersih tersebut, namun ini hanyalah masalah waktu,” tuturnya, Jumat (16/02) malam.

Kami berharap pihak Nagari Sungai Kamuyang agar bersabar, sampai bulan April 2018 ini, selanjutnya setelah memasuki bulan tersebut, kita kembali bisa duduk bersama untuk membahas kompensasi yang intinya tidak ada dusta diantara kita, harap Direktur PDAM Payakumbuh tersebut, pungkasnya mengatakan.

Sementara itu, menurut Salma Maizano, BE, Kabag Tehnik PDAM Payakumbuh, kepada awak media juga mengungkapkan jika pihaknya bersama Nagari Sungai Kamuyang telah melakukan duduk bersama, untuk mencari solusi terbaik.

Menurutnya pada Kamis (16/02) pihaknya bersama Walinagari Sungai Kamuyang dan rombongan, telah duduk bersama mencari langkah serta solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan terkait sumber mata air tersebut sehingga kedepannya persoalan tidak ada dan warga Payakumbuh bisa tenang, tukasnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Walinagari Sungai Kamuyang, Irmaizar. menurutnya persoalan ini bisa di selesaikan secara musyawarah tanpa ada timbul kegaduhan di tengah masyarakat. Menurutnya, persoalan ini harus dicari win win solusi yang terbaik.

Walaupun dengan demikian, dia berharap agar pihak PDAM bisa menyelesaikan persoalan tersebut sehingga persoalan ini tidak membesar dan tidak ada permasalahan lagi di tengah tengah masyarakat, tukuknya, kepada awak media, Kamis (15/02). (aa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here