Terindikasi Akan Dimulai Lagi Aktifitas Tambang Batu Bara, Warga Koto Tuo Koto Lamo Kapur IX Menolak Dengan Tegas

warga setempat menolak akan kembali dilakukan tambang batu bara

SUMBARTIME.COM-Seorang warganet asal Nagari Koto Tuo Koto Lamo, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, bernama Andry mengunggah komentar penolakan terkait adanya dugaan kembali dioperasikan daerahnya untuk di eksplotasi penambangan Batu bara oleh pihak tertentu yang dia tulis dalam akun Facebooknya pada Sabtu 14 April 2018.

Indikasi akan kembali terjadi eksplotasi pertambangan batu bara di daerah tersebut, dengan adanya aktifitas pengeboran lahan yang diduga mencari sumber baku hasil alam tersebut, ungkap Andry.

Iklan

Penolakan tersebut datang bukan hanya dari dirinya saja, namun sebagian besar warga Nagari Koto Tuo Koto Lamo, menolak dengan alasan akan berdampak buruk di segi Lingkungan serta jalur transportasi di daerahnya akan hancur akibat lalu lalang truck truck besar pengangkut batu bara, ulasnya.

Menurutnya beberapa waktu yang silam di Nagari Koto Tuo Koto Lamo, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota pernah ada eksplotasi pertambangan batu bara. Namun terangnya lagi, kegiatan tersebut hanya menguntungkan beberapa pihak saja, dan tidak berdampak bagi kesejahteraan warga setempat.

Ironis, akibat eksplotasi hasil bumi tersebut sangat berdampak pada lingkungan sekitar, yakni di lokasi bekas tambang terjadinya cekungan yang telah terisi air tanpa adanya dilakukan reklamasi oleh pihak penambang.

Selain itu, juga aliran sungai di kawasan tersebut yang sangat vital bagi kebutuhan warga setempat menjadi tercemar oleh ulah para penambang yang tidak mau memperhatikan ekosistim alam, paparnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Rinoldi Kampai, dia berharap agar Pemkab Kabupaten Limapuluh Kota, turun tangan menyikapi persoalan yang sedang dihapi oleh warga setempat. Menurutnya lagi saat ini pihak Walinagari setempat terkesan tidak berdaya. Menurutnya pihak pemerintah nagari telah mencoba mengkaji ulang dan mendiskusikan kembali kepada para pemangku kepentingan akan hadirnya kembali tambang batu bara di Daerah tersebut. Namun para pemilik lahan sepertinya enggan untuk duduk bersama, paparnya kepada awak media.

Dan menurut beberapa warga Nagari Koto Tuo Koto Lamo, lainnya jika Pemkab Limapuluh Kota mendiamkan saja persoalan ini, maka akan dikuatirkan akan terjadi hal hal yang tidak dinginkan. Sebab tuturnya lagi Sebagian warga setempat dengan tegas menolak di wilayahnya terjadi lagi eksplotasi penambangan Batu bara untuk yang kedua kalinya, papar Remon Putro Wijoko. Demikian Sumbartime.com melaporkan. (aa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here