Tenaga Kesehatan Sukarela Juga Manusia, Wabup Limapuluh Kota Minta Dinas Kesehatan Mendata Kebutuhan THL

Tenaga sukarela ngadu ke DPRD Limapuluh Kota

SUMBARTIME.COM-Aksi ratusan tenaga sukarela kesehatan kabupaten Limapuluh Kota, pada Selasa (2/1) kemaren di Gedung DPRD, ditanggapi serius oleh Pemerintah kabupaten Limapuluh Kota.

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan kepada awak media, Jumat (4/1) pagi, mengaku ikut prihatin atas kondisi yang terjadi pada ratusan tenaga kesehatan suka rela tersebut.

Iklan

Untuk itu dia segera meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota untuk mendata secara rinci berapa kebutuhan THL di seluruh Puskesmas dan Puskesmas pembantu di Kabupaten Limapuluh Kota.

Sebagai Wakil Bupati, Ferizal Ridwan mengerti dan memahami tugas pekerja lapangan. Mereka punya tantangan dengan resiko kerja yang tinggi dalam melayani masyarakat. Sudah sepatutnya kita layak mengapresiasi kinerja mereka dan memanusiakan mereka ujarnya.

” Tenaga kesehatan sukarela juga manusia, mereka layak mendapatkan apresiasi dari pemerintah,” tandas Ferizal Ridwan.

Namun di sisi lain Wakil Bupati juga menyayangkan aksi ratusan tenaga suka rela tersebut yang menurutnya terlalu cepat mendatangi kantor DPRD Kabupaten Limapuluh Kota

Harusnya, ratusan rekan rekan tersebut mendatangi kami terlebih dahulu untuk melakukan hearing (dengar pendapat) karena ini masih menyangkut wilayah intern Pemkab, ulasnya.

Walaupun demikian Ferizal Ridwan tak ingin berpolemik dalam persoalan ini. Baginya menyelamatkan dan mencarikan solusi bagi ratusan tenaga sukarelawan kesehatan lebih penting ketimbang harus menanggapi pernyataan kritis DPRD terkait persoalan tenaga kesehatan sukarela tersebut, pungkasnya.

Sebelumnya, pada Selasa (2/1) kemaren, ratusan tenaga sukarela kesehatan kabupaten Limapuluh Kota mendatngi gedung DPRD setempat. Mereka datang untuk mengadukan nasib mereka yang tak dianggap oleh Pemkab.

Dalam pertemuan tatap muka dengan sejumlah anggota DPRD tersebut, mereka mengadukan nasib miris mereka. Puluhan tahun berkecimpung melayani masyarakat di bidang pelayanan kesehatan, namun mirisnya tak ada apresisasi yang diberikan Pemkab Limapuluh Kota kepada mereka.

Datangnya ratusan tenaga kesehatan sukarela yang mengadukan nasib miris mereka, membuat sejumlah kalangan anggota DPRD bereaksi. Mereka meminta agar Pemkab segera menyelesaikan persoalan yang cukup memilukan dan memalukan tersebut, demikian Sumbartime.com melaporkan. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here