SUMBARTIME.COM-Setelah sempat dirawat di Rumah Sakit akibat menjadi korban pengeroyokan, seorang pria inisial AS (24) warga Cumateh, Jorong Sungai Jariang, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, meninggal dunia.
Korban yang diduga memeliki keterbelakangan mental itu meninggal pada Minggu (31/1) setelah sempat kritis dan pingsan serta dirawat di RSUD Lubuk Basung akibat di keroyok warga di kompleks PT KAMU pada Rabu (27/1) malam.
Menurut pihak keluarga, setelah menjadi korban pengeroyokan pada peristiwa nahas itu, korban sempat kritis dan pingsan selama 4 hari. Saat ini korban sudah dimakamkan di pemakaman kaum yang tak jauh dari rumahnya, tutur pihak keluarga.
Selanjutnya pihak keluarga meminta kepada Kepolisian agar mengusut tuntas peristiwa yang telah merenggut nyawa saudaranya. Di jelaskan lagi, jika AS sempat dituduh hendak mencuri ternak di sekitar lokasi Kompleks PT KAMU kawasan Jorong Sungai Jariang, Nagari, Lubuk Basung, hingga di keroyok oleh sekelompok orang paparnya.
Terpisah, Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan melalui Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Farel Haris membenarkan, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya saat peristiwa pengeroyokan terhadap korban itu terjadi, pihaknya dihubungi sehingga langsung turun ke lokasi.
Saat berada di lokasi, polisi langsung mengamankan korban dari amukan sekelompok orang dan membawanya ke Mapolres. Namun karena kondisi korban sudah lemas dan mengkuatirkan, pihaknya langsung memebawa ke RSUD Lubuk Basung untuk mendapatkan pertolongan medis.
Di jelaskan lagi, pihak polisi kesulitan menghubungi pihak keluarga dari korban, dikarenakan saat itu korban tidak memiliki identitas yang dibawanya. Namun berkat kerja sama dengan semua pihak polisi akhirnya berhasil menemukan keluarga korban.
Selanjutnya pihak keluarga langsung melaporkan peristiwa pengeroyokan oleh sekelompok orang terhadap korban ke Polres Agam. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan telah memanggil 10 orang warga untuk dimintai keterangannya, papar Farel menjelaskan. (ezi)





















