Profesionalah Dalam Menyebarkan Informasi Publik @ By : Riza Falepi

Surat Izin Wako Payakumbuh ke Luar negri

Sumbartime-Beberapa hari yang lalu, ada berita di media yang menyebutkan kepergian saya ke London tanpa ijin dari Mendagri/ Setneg. Namun saya hanya tersenyum dan masih berprasangka baik, mungkin oknum wartawannya enggan untuk mencari data secara lengkap sebelum mengeluarkan informasinya.

Namun sejatinya kalau boleh saya mengatakan ini adalah bentuk dari pelecehan yang dilakukan oleh sang oknum tersebut yang saya menduga ada bentuk membabi buta menyerang tanpa bisa dipahami apa serta tujuannya.

Iklan

Baca : Sekda Payakumbuh Sebut Jika Wako Kantongi Izin ke Luar Negri

Sebagai Walikota, tentu saya tidak ceroboh dan seenaknya saja pergi dengan melabrak aturan yang ada. Seperti diketahui Kota Payakumbuh, baru saja mendapatkan penghargaan dari Ombudsman secara Nasional sebagai daerah yang sangat patuh dan transparan dalam bidang peraturan dan perundang undangan.

Bahkan baru baru ini kami di undang oleh Ombudsman Pusat sebagai pembicara di hadapan Kepala Daerah se Sumatra dalam rangka pertemuan yang digagas oleh Ombudsman sendiri terkait tentang pelayanan dan ketaatan pada aturan birokrasi yang ada.

Sejatinya, saya sebagai Walikota Payakumbuh yang merupakan salah public Figur tentu sangat memahami tugas tugas dari seorang Jurnalistik dalam menyampaikan pemberitaannya. Saya bahkan sangat berterima kasih dengan kepada para rekan pers dan media yang telah banyak membantu Pemko di dalam hal pemberitaan menyampaikan kepada masyarakat luas khususnya warga Payakumbuh, tentang kinerja Pemerintahan.

Namun tentu saya berharap kepada pribadi wartawan itu sendiri untuk menahan diri, dengan mengeluarkan informasi yang dinilai sangat tidak adil dan minim data yang tujuannya menyudutkan Pemko tanpa bisa dipahami maksud dan tujuannya.

Sejujurnya saya tidak pernah anti kritik, sepanjang itu membangun, saya pasti akan mengucapkan terima kasih karena media telah mengingatkan saya sebagai Kepala Daerah demi kemajuan Kota Payakumbuh.

Namun terkait tentang tulisan yang menyebutkan saya seolah olah pergi ke luar negri tanpa izin dari Mendagri/ Setneg, sebagai orang yang menjadi sasaran pemberitaan tentu hal ini saya bantah. Karena saya menduga dan merasa tulisan tersebut terkesan apriori dan ada agenda tertentu terhadap Pemko Payakumbuh?

Mestinya dicari dulu kebenaran informasinya, mana mungkin saya berani pergi keluar negri tanpa izin Mendagri. Lagi pula kepergian saya ke London adalah dalam rangka kinerja menjual produk Payakumbuh.

Saya rasa, urusan kongkalingkong dalam Pemerintahan Pemko Payakumbuh sangat jauh. Pemko saat ini sudah taat aturan dan bahkan sudah membudaya bagi kalangan Biokrat sendiri. Pernah ada kesalahan dalam pengelolaan keuangan oleh salah seorang Eselon II dan itu fatal, maka kami meminta pensiunnya untuk dipercepat.

Dan untuk ‘bermain’, saya sangat takut akan hal tersebut, bahkan mendengar baru baru ini ada seorang Kepala Daerah mendapat teguran dari Mentri Dalam Negeri akibat berpergian tanpa izin dan dianggap tidak taat pada peraturan yang ada. Atas kejadian tersebut, sang Kepala Daerah itu mendapatkan hukuman.

Dan kembali kepada diri saya pribadi, saya tidak ingin ditergur oleh Mendagri apalagi sampai di hukum. Untuk itu saya akan tetap bekerja sesuai dengan aturan perundang undangan yang ada.

Jadi saya berharap kepada oknum penulis tersebut, untuk profesional dan berlaku adilah serta memakai standar Kode Etik Jurnalistik sesuai dengan amanat Undang Undang Pokok Pers nomor 40 Tahun 1999 dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat, demikian banyak maaf dan terima kasih.**

 

*Penulis Merupakan Walikota Payakumbuh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here