DUMAI – Kota Dumai, yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Bengkalis sejak tahun 1999, terus menunjukkan kemajuan pesat di berbagai sektor, termasuk dalam hal penyebaran informasi. Pada tahun 2024, Pemko Dumai berhasil meraih prestasi sebagai pemerintah yang informatif.
Prestasi ini disampaikan oleh Walikota Dumai, H. Paisal SKM, MAR, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian, Drs. H. Khairil Adli, M.Si, dalam kegiatan studi banding di Dumai, Selasa (24/12/2024). Kegiatan tersebut dihadiri oleh rombongan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bukittinggi serta puluhan wartawan.
Khairil Adli dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa Kota Dumai, yang berjarak sekitar 201 km dari Kota Pekanbaru, adalah kota dengan wilayah administrasi terluas kedua di Indonesia setelah Kota Palangka Raya.
Meskipun Dumai memiliki wilayah yang luas, Pemko Dumai berkomitmen untuk memastikan informasi dapat disampaikan dengan cepat dan akurat kepada masyarakat.
“Terkait kerjasama kita dengan rekan-rekan media saat ini cukup baik dalam hal pemberian informasi. Kami berupaya agar pelayanan terhadap kebutuhan informasi diberikan dengan maksimal, sesuai dengan jenis informasi itu sendiri,” ujar Khairil Adli.
Lebih lanjut, Khairil Adli mengungkapkan bahwa sejak tahun 2023, proses pengajuan kerjasama dengan media telah dilakukan secara digital menggunakan aplikasi khusus yang dikembangkan oleh Diskominfo Dumai. Aplikasi ini memudahkan dalam menjalin hubungan dengan media serta memonitoring kerjasama yang ada.
“Kita menjalin kerjasama dengan media, dengan sejumlah persyaratan, seperti terdaftar di Dewan Pers, wartawan yang sudah UKW, serta mempertimbangkan jumlah kunjungan web atau traffic web media tersebut dan kepatuhan pajak perusahaan media,” jelas Khairil Adli.
Ia menambahkan bahwa kriteria ini akan menentukan besaran nilai kontrak kerjasama yang dijalin dengan media yang bersangkutan.
Kepala Dinas Kominfo Bukittinggi, Suryadi, didampingi Kabid Statistik IKP, Ramon Arisa Putra, juga hadir dalam kunjungan ini. Mereka menjelaskan bahwa kunjungan ke Dumai bertujuan untuk mempelajari inovasi yang diterapkan oleh Pemko Dumai dalam menjalin kerjasama dengan media. Hal ini diharapkan dapat diadaptasi untuk meningkatkan kualitas kerjasama media di Bukittinggi.
“Bagaimana inovasi di Dumai dapat dipelajari dan diadaptasi, untuk meningkatkan nilai dan bentuk kerjasama dengan media di Bukittinggi kedepannya,” kata Suryadi.
Sebagai informasi, kota terkecil kedua di indonesia secara administrasi, Bukittinggi pada tahun 2024 juga berhasil meraih penghargaan sebagai kota informatif terbaik di Sumatra Barat.
Di sana, Dinas Kominfo Bukittinggi telah menjalin kerjasama dengan 75 media dari berbagai jenis, termasuk media cetak, elektronik, hingga media online, dalam upaya memperkuat komunikasi dan penyebaran informasi kepada publik.
Dengan berbagai upaya dan inovasi yang diterapkan, Kota Dumai dan Bukittinggi semakin memperkuat komitmennya dalam membangun hubungan yang produktif dengan media demi tercapainya informasi yang akurat dan tepat waktu untuk masyarakat. (Alex)





















