BUKITTINGGI — Pemerintah Kota Bukittinggi menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana longsor dan banjir di Kabupaten Agam, Senin (1/12).
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan bahwa bantuan tersebut difokuskan untuk masyarakat di Sungai Landia, Kecamatan IV Koto.
“Bantuan kali ini diserahkan kepada warga di Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam. Semua bantuan akan dikoordinir secara merata agar seluruh korban mendapatkan haknya,” ujar Ramlan.
Pemko Bukittinggi menggandeng Yayasan Perempuan Ranah Minang. Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai serta paket sembako, sebagai bentuk dukungan untuk membantu kebutuhan mendesak warga yang terdampak.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi cobaan akibat bencana ini,” tambah Wali Kota.
Tak hanya bantuan logistik, Pemko Bukittinggi juga memberikan dukungan teknis berupa peralatan untuk percepatan penanganan pascabencana.
Setelah berkomunikasi dengan Bupati Agam, sejumlah alat berat dikerahkan ke beberapa titik longsor. Selain itu, mobil pemadam kebakaran juga diturunkan untuk membantu pembersihan material longsor di sekitar lokasi terdampak.
“Sekarang alat berat kita membantu pembersihan material longsor di Malalak. Terdapat 44 titik longsor yang menutup badan jalan sehingga menghambat lalu lintas,” jelas Ramlan.
Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Doni dan Yesi, untuk mengupayakan tambahan alat berat yang bisa masuk dari arah Bukittinggi guna mempercepat pemulihan akses dan kondisi wilayah terdampak. (Aa)


















