BUKITTINGGI – Pimpinan Pusat Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau telah menyatakan dukungan kepada calon DPD RI, Irman Gusman. Dukungan tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan yang dikamuflase dalam bentuk ajakan berdoa untuk kemenangan sang calon.
Surat tersebut ditujukan kepada ketua dan pengurus Bundo Kanduang Provinsi Sumatra Barat serta seluruh pengurus di tingkat kabupaten/kota. Surat itu ditandatangani oleh Ketua Prof. Dr. Ir. Puti Reno Raudha Thaib, MP, dan Sekretaris Dra. Hj. Rosnely Boer, tertanggal 21 Juni 2024.
Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa Irman Gusman, seorang tokoh nasional, memiliki peluang besar untuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Sumatra Barat untuk periode 2024-2029.
“Oleh karena itu, mari kita doakan semoga beliau dapat dipilih kembali sebagai anggota DPD RI dan seterusnya menjadi ketua DPD RI,” bunyi surat tersebut.
Surat itu juga menjelaskan bahwa Irman Gusman telah menjabat dua periode, yaitu sebagai Wakil Ketua DPD RI (2004-2009) dan Ketua DPD RI (2009-2016), dan mengajak semua untuk mendoakan calon tersebut.
Saat dikonfirmasi, Puti Reno Raudha Thaib membenarkan adanya surat dukungan tersebut.
“Betul, dari Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau, karena anggota DPD ini mewakili daerah sumber,” jawabnya pada Rabu (26/6/2024).
Ia mengatakan bahwa pihaknya memiliki alasan untuk menentukan sikap ini, meskipun tidak menjelaskan alasan tersebut secara rinci.
“Di Minangkabau, yang menyeleksi siapa yang akan menjadi pemimpin, raja, atau urang ampek jinih dan nan barampek di dalam kaumnya adalah perempuan mande sakonya, bukan laki-laki,” tambahnya.
Ketika ditanya mengapa tidak mencalonkan perempuan, sesuai dengan nama organisasinya, ia menjelaskan bahwa dalam dunia politik tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan.
Beberapa waktu lalu, Ketua Bundo Kanduang ini menolak untuk diwawancarai mengenai salah satu calon presiden dengan alasan bahwa Bundo Kanduang tidak ingin terlibat dalam politik. Namun, kini ia mengeluarkan surat yang terkesan sebagai bentuk promosi, bahkan menyerupai gaya komunikasi Humas Irman Gusman. (Tim)


















