Padang – Pemerintah Kota Payakumbuh kembali mencatatkan prestasi gemilang di bidang inovasi. Pada peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (1/6/2025), Kota Payakumbuh dinobatkan sebagai Juara 1 Kategori Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tahun 2025.
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat bersama Ketua DPRD Provinsi kepada perwakilan Kota Payakumbuh. Kemenangan ini menandai empat kali juara berturut-turut yang diraih Kota Payakumbuh sejak tahun 2022.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mengapresiasi tinggi kerja keras seluruh tim inovasi, khususnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta para inovator muda.
“Saya sangat mendukung kegiatan inovasi karena mampu membentuk karakter generasi muda yang kreatif dan intelektual di bidang teknologi. Selamat kepada Bappeda Kota Payakumbuh dan anak-anak kita dari SMA Boarding School Raudhatul Jannah atas inovasi Footstep Energy. Teruslah semangat untuk berinovasi,” ujar Zulmaeta.
Wakil Wali Kota Payakumbuh, yang akrab disapa Om Zet, juga menyampaikan dukungan serupa. Ia menyebut inovasi sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masalah sosial dan lingkungan di sekitar masyarakat.
“Inilah bentuk peran dan kepekaan kita semua dalam berinovasi, terutama untuk memecahkan persoalan seperti pengelolaan sampah. Sukses selalu untuk Bappeda dan inovator hebat Payakumbuh,” ucapnya.
Penghargaan diterima oleh Koordinator Inovasi Teknologi Kota Payakumbuh, Robby Hafanos, S.IP, M.CIO, yang menyebut kemenangan ini sebagai hasil kerja tim yang solid serta dukungan penuh dari pimpinan daerah.
“Alhamdulillah, kemenangan keempat ini merupakan bukti keseriusan kami dalam mempersiapkan inovasi secara matang. Terima kasih kepada seluruh tim Bappeda dan pimpinan yang terus mendukung langkah kami,” ungkap Robby.
Meskipun tahun ini tidak digelar kompetisi inovasi di tingkat kota karena keterbatasan anggaran, semangat untuk terus melahirkan inovasi tidak pernah padam. Kepala Bappeda Kota Payakumbuh memastikan efisiensi anggaran tidak menghambat semangat membangun.
“Efisiensi anggaran tidak menyurutkan semangat para inovator kita. Inovasi tetap berjalan karena semangat membangun tidak mengenal batas,” tegasnya.
Dengan pencapaian ini, Kota Payakumbuh semakin meneguhkan posisinya sebagai kota inovasi di Sumatera Barat, sekaligus menjadi teladan bagi daerah lain dalam pengembangan teknologi tepat guna berbasis masyarakat.
(dby)





















