Pasangan Kumpul Kebo Ini Digerebek Satresnarkoba Polres Payakumbuh Saat Asyik Nyabu

SUMBARTIME.COM-Kembali Satresnarkoba Polres Payakumbuh menggebek pelaku pemakai narkoba jenis sabu di Kota Payakumbuh. Kali ini sepasang anak manusia yang terindikasi pasangan kumpul kebo inisial ZA (39) dan wanitanya inisial AAS (23) di gerebek dan diciduk di subuah rumah Kawasan Kelurahan Padang Tiakar, Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Rabu (24/07) dini hari sekira pukul 04.15 WIB.

ZA warga asal Kelurahan Ibuh, Payakumbuh Barat dan AAS, warga asal Napar, Payakumbuh Utara tersebut ditangkap saat sedang asyik menikmati barang haram jenis sabu. Keduanya tak berkutik saat aparat secara tiba tiba datang menggerebek pasangan yang hidup tanpa ikatan resmi tersebut.

Iklan

Kapolres Payakumbuh, AKBP Endrasetiawan Setyowibowo melalui Paur Humas Ipda Hendri Ahadi, menjelaskan kepada awak media jika keduanya digerebek Satresnarkoba Polres Payakumbuh dibawah pimpinan Iptu Zulhendri atas laporan masyarakat sekitar yang resah ulah sikap pasangan yang diduga hidup tanpa ikatan pernikahan tersebut.

Menurut informasi warga pasangan tersebut sering diduga melakukan pesta narkoba di salah satu rumah kawasan Kelurahan Padang Tiakar, Kota Payakumbuh. Mendapatkan laporan, aparat langsung melakukan penyidikan dan pengintaian terhadap target.

Benar saja, pada Rabu (24/07) dini hari aparat yang mengintai gerak gerik pasangan tersebut dari luar, mendeteksi jika target sedang melakukan pesta narkoba. Tanpa membuang waktu, aparat langsung melakukan penggerebekan terhadap kedua pelaku.

Saat digerebek keduanya terlihat sedang asyik memakai barang haram berupa sabu. Kaget karena tak menyangka yang datang aparat, keduanya tak berkutik dan tak bisa mengelak saat ditangkap.

Adapun barang bukti yang berhasil di sita dari penangkapan tersebut adalah sabu dalam paket kecil, alat hisap berupa bong, jarum suntik, mencis, serta 4 unit ponsel milik kedua pelaku.

Saat ini keduanya sudah digelandang ke Mapolres, dan masih dilakukan proses penyidikan, papar Ipda Hendri Ahadi menjelaskan. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here