SUMBARTIME.COM-Warga Kelurahan Pakan Labuah, Kecamatan ABTB, Kota Bukittinggi digegerkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan yang ditinggalkan di dalam kotak kardus, Minggu (7/6) siang sekira pukul 11.20 WIB.
Penemuan bayi tersebut kontan saja membuat geger warga sekitar mengingat usia bayi yang diperkirakan baru beberapa puluh jam. Banyak warga bertanya siapa orang tua yang diduga sebagai pelaku pembuangan bayi perempuan cantik yang memiliki berat 2,7 kg dan panjang 48 cm itu.
Kasman (45) salah satu warga setempat, mengungkapkan jika dirinya merasa geram dengan prilaku dari orang tua bayi malang yang tak berdosa tersebut. Menurutnya siapapun pelaku dari pembuangan bayi tak berdosa tersebut adalah seorang sontoloyo yang tega main buang darah dagingya sendiri, kesalnya mengatakan.
Dijelaskan, bayi tersebut dibuang di kawasan Tambuo, Kelurahan Pakan Labuah, tak jauh dari Kantor Camat ABTB, Kota Bukittinggi, di dekat semak semak tepi jalan.Orang yang pertama kali menemukan bayi malang tersebut bernama Hermanto (23) seorang pedagang di kawasan pasar Aur Kuning.
Saat itu yang bersangkutan pulang dai pasar hendak menuju kediamannya. Sesampai di lokasi, Hermanto sayup sayup mendengar suara tangisan bayi. Merasa penasaran, pria tersebut menghentikan motornya dan berhenti serta mencari asal sumber suara.
Ketika itulah, Hermanto melihat sesosok bayi yang terletak dalam kardus dalam kondisi menangis kehausan. Melihat temuan tersebut yang bersangkutan segera memberitahukan kepada warga sekitar lainnya, hingga tak lama kemudian lokasi buncah didatangi oleh warga serta aparat dari Kepolisian.
Terpisah Kapolsek Kota Bukittinggi AKP Dedy Adriansyah, Senin 8 Juni 2020, kepada awak media membenarkan peristiwa penemuan bayi tersebut. Menurutnya saat ini kondisi bayi dalam keadaan sehat dan normal dan untuk sementara waktu telah dititipkan di Rumah Sakit Yarsi Ibnu Sina Kota Bukittinggi untuk dilakukan perawatan.
Adapun terkait pelaku dari pembungan bayi berjenis kelamin wanita tersebut, pihaknya masih melakukan perburuan. Kami telah melakukan koordinasi dengan semua pihak dan mendata warga yang diketahui baru saja melahirkan, paparnya menjelakan.(ezi)




















