Miris, Beredar Video Penggerebekan Remaja Terlibat Dugaan Bisnis Prostitusi Online

GAMBAR ILUSTRASI

SUMBARTIME.COM-Entah bagaimana ceritanya tiba tiba video penggerebekan 6 pasang remaja usia belasan tahun di dalam kamar Hotel Kota Padang, pada Jumat 27 Maret 2020 kemaren, beredar luas di sosmed dan viral serta menggegerkan khalayak ramai.

Dalam video yang berdurasi 1 Menit 33 Detik tersebut terlihat beberapa remaja perempuan usia 15 tahun di intrograsi oleh seorang oknum yang merekamnya.

Dalam intrograsi tersebut terdengar suara wanita dewasa menanyakan kepada beberapa remaja perempuan yang ada dalam kamar hotel itu terkait harga yang mereka dapatkan dalam menjalani bisnis dugaan prostitusi berbasis online.

Miris memang pengakuan para remaja yang masih usia sekolah tersebut. Dalam usia yang masih dini telah menjadi pelayan seks komersial dengan bayaran berkisar mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per sekali kencan. Namun yang lebih memiriskan teganya seseorang yang telah menyebarkan video tersebut ke media sosial tanpa melakukan sensor sedikitpun.

Menjawab peristiwa yang memiriskan ini, Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan mengatakan, pihaknya telah menemukan dari mana video penggerebekan prostitusi yang melibatkan anak bawah umur di sebuah hotel yang beredar di media sosial.

Menurutnya orang yang merekam video saat penggerebekan 6 pasang remaja di salah satu kamar hotel Kota Padang itu adalah seorang oknum petugas dari Kecamatan Padang Selatan, ujarnya Kamis (2/4).

Yulmar menyebutkan jika oknum perekam yang tak bisa disebutkan namanya tersebut mengakui jika dirinya yang telah merekam. Namun yang bersangkutan tidak mengerti bagaimana video itu sampai beredar serta viral dengan alasan dirinya hanya merekam untuk disimpan saja.

Terakhir Kapolresta Padang tersebut mengakui jika pihaknya telah mengamankan 6 remaja wanita dan 6 remaja pria yang diduga terlibat dalam jaringan prostitusi berbasis online. Dari 12 orang tersebut 3 diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya seperti diketahui aparat Kepolisian Kota padang, telah menggerebek sebuah hotel yang berisikan 12 orang remaja muda mudi beberapa waktu yang lalu. Penggerebekan tersebut berawal dari laporan orang tua salah seorang remaja tersebut yang mengatakan jika anaknya sudah 3 Minggu tidak pulang dan berada dalam sebuah kamar hotel Kota Padang.

Saat dilakukan penggerebekan, aparat menemukan 12 remaja di dalam sebuah kamar hotel. Diduga mereka terlibat dalam jaringan bisnis esek esek. Dalam pemeriksaan, Polresta Padang telah menetapkan 3 orang tersangka atas dugaan bisnis prostitusi online. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here