• AD ART Sumbartime.com
  • Advertorial
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Iklan
  • Pedoman Berita
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
Sumbartime.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumbartime.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbar
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Video
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home Sumbar Bukittinggi

Marie Thomas: Dokter Perempuan Pertama Indonesia, Jejaknya Menyala di Bukittinggi

Sumbar Time by Sumbar Time
11 Oktober 2025
in Bukittinggi
A A
0
Marie Thomas: Dokter Perempuan Pertama Indonesia, Jejaknya Menyala di Bukittinggi
0
SHARES
80
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BUKITTINGGI – Coba buka Google hari ini. Laman pencarian paling populer di dunia itu menampilkan sosok perempuan berjas putih, stetoskop melingkar di leher, menatap jauh dengan mata penuh tekad.

ADVERTISEMENT

Ia bukan selebritas, bukan pula tokoh fiksi. Ia adalah Dr. Marie Thomas dokter perempuan pertama Indonesia, pelopor, penggerak, dan inspirasi lintas zaman.

ADVERTISEMENT

Lahir di Likupang, Minahasa, 17 Februari 1896, Marie menembus sekat gender di masa ketika ruang pendidikan tinggi masih dikunci rapat bagi kaum perempuan. Ia diterima di STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) di Batavia, sekolah kedokteran bergengsi yang kala itu “hanya untuk lelaki”.

Sepuluh tahun perjuangan dan pada 1922, sejarah mencatat, Indonesia resmi memiliki dokter perempuan pertamanya.

BacaJuga

Cerint Iralloza Tasya Dipercaya Jaga Jantung Keuangan LPM Sumbar

Cerint Iralloza Tasya Dipercaya Jaga Jantung Keuangan LPM Sumbar

19 Juli 2026
Polemik 30 Kios di TMSBK Bukittinggi Jadi Isu Publik

Polemik 30 Kios di TMSBK Bukittinggi Jadi Isu Publik

18 Juli 2026
Sejarah yang Terlupakan Siap Diangkat ke Layar, Tim Dimensia Creatif Bedah Jejak PRRI di Bukittinggi

Sejarah yang Terlupakan Siap Diangkat ke Layar, Tim Dimensia Creatif Bedah Jejak PRRI di Bukittinggi

16 Juni 2026

Namun kisah Marie tak berhenti di meja praktik atau ruang kuliah. Ia menjelajah lebih jauh, mendalami kebidanan dan ginekologi, hingga dikenal sebagai pelopor penggunaan metode kontrasepsi IUD di Tanah Air. Tapi yang paling abadi, justru jejaknya di Bukittinggi.

Sekolah Bidan Pertama di Sumatera
Tahun 1950, Marie mendirikan Sekolah Kebidanan pertama di Sumatera, yang juga menjadi yang kedua di Indonesia. Dari ruang belajar sederhana itu, lahirlah generasi bidan-bidan tangguh yang menyelamatkan ribuan nyawa ibu dan anak di ranah Minang.

Kini, di lokasi bersejarah itu berdiri gedung perbankan. Namun, kisah di balik tanahnya masih hidup dalam ingatan.

“Dulu almarhumah dimakamkan di sini, sebelum dipindahkan ke Bukit Apit pada 1980-an,” ujar Henri Suhairi (Jiji), Pimpinan Cabang Bank Nagari Bukittinggi, Sabtu (11/10/2025).

“Bagi kami, kebanggaan tersendiri karena Bukittinggi menyimpan jejak sejarah perempuan hebat bangsa. Nagari Kurai ini punya banyak cerita besar dan salah satunya adalah Marie Thomas.”

Kenangan dari Cucu Dr. M. Djamil
Cerita itu tak berhenti di papan nama dan prasasti. Dr. Alan Gazali Gaus, cucu dari Dr. M. Djamil (nama besar yang kini diabadikan menjadi RS Dr. M. Djamil Padang), mengingat betul sosok Marie.

“Saya masih kecil, sekitar 8 tahun, sering bertemu beliau. Marie Thomas bersahabat dekat dengan kakek saya dan suaminya, Dr. Mohammad Yusuf,” kenang Dr. Alan.

Ia bahkan masih ingat diajak sang kakek ke kampung halaman Dr. Yusuf di Bonjol, Pasaman, tak jauh dari tugu Katulistiwa.

“Tentang makamnya, benar dulu berada di klinik tempat beliau dan Dr. Yusuf bekerja serta mendidik calon-calon bidan. Semua itu bagian dari sejarah medis di Bukittinggi,” ujarnya yang pernah menjabat Wakil Direktur RSAM Bukittinggi.

Cinta, Ilmu, dan Abadi di Ingatan
Marie Thomas juga menyimpan kisah cinta yang tak kalah romantis. Di STOVIA, ia bertemu sesama mahasiswa kedokteran asal Bonjol, Dr. Mohammad Yusuf. Mereka menikah, berpindah ke Sumatera Barat, dan membesarkan dua anak, Sonya dan Eri.

Namun, pada 1966, Marie berpulang akibat pendarahan otak mendadak di usia 70 tahun.

“Meski jasadnya telah tiada, semangatnya tidak pernah padam,” tutur Zulhamdi Nova Candra (Candra Zoebir), Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, yang juga tokoh masyarakat Nagari Kurai.

“Nama Marie Thomas abadi. Buktinya ada di Museum Kebangkitan Nasional. Tapi yang lebih penting, warisan intelektual dan keberaniannya tetap hidup di hati masyarakat.”

Google Mengingatkan Dunia
Hari ini, lewat Google Doodle, dunia kembali menundukkan hormat pada perempuan Minahasa yang meninggalkan cahaya di Bukittinggi.
Ia bukan sekadar dokter. Ia adalah simbol bahwa pengetahuan, cinta kemanusiaan, dan keberanian bisa menembus dinding apa pun, bahkan waktu.

ADVERTISEMENT

Marie Thomas telah pergi. Tapi suaranya, perjuangannya, dan semangatnya masih bergema,
“Perempuan pun berhak menulis sejarah.”

(Penulis: Alex.jr)

ADVERTISEMENT
Previous Post

PKK Bukittinggi Gelar Penilaian Dasawisma: Dorong Kader Lebih Aktif dan Berinovasi di Tingkat Kelurahan

Next Post

Pemko Bukittinggi Salurkan 1.000 Kacamata Gratis untuk Siswa SD dan SMP

Sumbar Time

Sumbar Time

Setiap Waktu Bernilai Informasi

BacaJuga

Cerint Iralloza Tasya Dipercaya Jaga Jantung Keuangan LPM Sumbar
Bukittinggi

Cerint Iralloza Tasya Dipercaya Jaga Jantung Keuangan LPM Sumbar

19 Juli 2026
Polemik 30 Kios di TMSBK Bukittinggi Jadi Isu Publik
Bukittinggi

Polemik 30 Kios di TMSBK Bukittinggi Jadi Isu Publik

18 Juli 2026
Sejarah yang Terlupakan Siap Diangkat ke Layar, Tim Dimensia Creatif Bedah Jejak PRRI di Bukittinggi
Bukittinggi

Sejarah yang Terlupakan Siap Diangkat ke Layar, Tim Dimensia Creatif Bedah Jejak PRRI di Bukittinggi

16 Juni 2026
Wartawan Bukittinggi Terima Penghargaan, Kolaborasi Pendidikan dan Media Tuai Apresiasi
Bukittinggi

Wartawan Bukittinggi Terima Penghargaan, Kolaborasi Pendidikan dan Media Tuai Apresiasi

16 Juni 2026
Mahasiswa di DPRD Bukittinggi: Dari Jam Gadang 100 Tahun hingga Kritik Pedas ke Istana
Bukittinggi

Mahasiswa di DPRD Bukittinggi: Dari Jam Gadang 100 Tahun hingga Kritik Pedas ke Istana

15 Juni 2026
Next Post
Pemko Bukittinggi Salurkan 1.000 Kacamata Gratis untuk Siswa SD dan SMP

Pemko Bukittinggi Salurkan 1.000 Kacamata Gratis untuk Siswa SD dan SMP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Justictalk ” Ngobrol santai melek hukum”

https://youtu.be/r3p0YSm3qWE
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

7 Juni 2024
Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

30 Desember 2023
Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

23 Desember 2023
Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

5 Mei 2024
Cerint Iralloza Tasya Dipercaya Jaga Jantung Keuangan LPM Sumbar

Cerint Iralloza Tasya Dipercaya Jaga Jantung Keuangan LPM Sumbar

0
Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

0
Safaruddin Dt. Bandaro Rajo : Bamus DPRD Bukan Hanya Membahas Ranperda SOPD Semata

Safaruddin Dt. Bandaro Rajo : Bamus DPRD Bukan Hanya Membahas Ranperda SOPD Semata

0
MTB JELAJAH GUNUNG BUNGSU BERTABUR HADIAH

MTB JELAJAH GUNUNG BUNGSU BERTABUR HADIAH

0
Cerint Iralloza Tasya Dipercaya Jaga Jantung Keuangan LPM Sumbar

Cerint Iralloza Tasya Dipercaya Jaga Jantung Keuangan LPM Sumbar

19 Juli 2026
Polemik 30 Kios di TMSBK Bukittinggi Jadi Isu Publik

Polemik 30 Kios di TMSBK Bukittinggi Jadi Isu Publik

18 Juli 2026
Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

30 Juni 2026
PUTRA LIMA PULUH KOTA HARUMKAN NAMA SUMATERA BARAT DAN INDONESIA DI AJANG INTERNASIONAL

PUTRA LIMA PULUH KOTA HARUMKAN NAMA SUMATERA BARAT DAN INDONESIA DI AJANG INTERNASIONAL

28 Juni 2026

Berita Terbaru

Cerint Iralloza Tasya Dipercaya Jaga Jantung Keuangan LPM Sumbar

Cerint Iralloza Tasya Dipercaya Jaga Jantung Keuangan LPM Sumbar

19 Juli 2026
Polemik 30 Kios di TMSBK Bukittinggi Jadi Isu Publik

Polemik 30 Kios di TMSBK Bukittinggi Jadi Isu Publik

18 Juli 2026
Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

30 Juni 2026
PUTRA LIMA PULUH KOTA HARUMKAN NAMA SUMATERA BARAT DAN INDONESIA DI AJANG INTERNASIONAL

PUTRA LIMA PULUH KOTA HARUMKAN NAMA SUMATERA BARAT DAN INDONESIA DI AJANG INTERNASIONAL

28 Juni 2026
ADVERTISEMENT
Sumbartime.com

Sumbartime.com -"Setiap Waktu Bernilai Informasi"

Ikuti Kami

  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.

No Result
View All Result
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer
  • Iklan

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.