Lakukan Pemerasan dan Pencurian, Dua Preman Kampung Dicokok Polsekta Payakumbuh

Sumbartime-Lakukan pemerasan dengan di iringi dengan tindakan pencurian serta kekerasan kepada sepasang remaja, dua orang preman kampung pucat pasi dan termehek mehek dicokok aparat Polsekta Payakumbuh, Kamis (30/11) malam.

Tb (19) dan Rbt (23) pelaku pemerasan disertai pencurian dengan kekerasan, warga asal Payobasung, Payakumbuh Timur, diamankan Unit Reskrim Polsekta Payakumbuh , dan saat ini masih dalam pemeriksaan lanjutan oleh petugas di Mapolsekta.

Iklan

Menurut Kompol Rusirrwan, Kapolsekta Payakumbuh, pada Sabtu (2/12) siang, menjelaskan kronologis kejadian penangkapan kedua pelaku, berawal dari dua remaja masing masing bernama Kevin (14) warga Kubu Gadang, Payakumbuh, dan Dinda (14) warga Harau, Sarilamak, yang melapor ke polisi dengan menyebutkan telah menjadi korban pemerasan disertai dengan pencurian dan kekerasan oleh kedua pelaku.

Berdasarkan laporan Kevin, pada  Kamis (30/11) malam sekira pukul 21.00 WIB, dia bersama Dinda dengan menggunakan sepeda motor berjalan di kawasan Jalan lingkar Utara, Kelurahan Tanah Ompang Sirah Payakumbuh Utara.

Saat keduanya berhenti di dekat jembatan, masih kawasan jalan lingkar Utara tersebut, tiba tiba datang dua orang pelaku menghampiri korban. Tanpa banyak bicara kedua pelaku memaksa meminta sejumlah uang kepada kedua korban yang masih remaja tersebut.

Namun saat itu kedua korban mengaku tidak mempunyai uang.

Kesal dengan pengakuan kedua korban, salah satu pelaku yang berinisial Tb, langsung melayangkan pukulan ke wajah korban, sementara satu pelaku lagi berinisial Rbt, langsung mengambil ponsel merek Asus milik korban.

Tak lama berselang muncul juga dua orang teman dari para pelaku.

Melihat situasi yang tidak memungkinkan tersebut, Kevin dan Dinda langsung pergi meninggalkan pelaku di lokasi, menuju Polsekta Payakumbuh untuk membuat laporan. Dalam laporannya, Korban Kevin mengaku telah menjadi korban pemukulan dan pencurian ponsel merek Asus miliknya sehingga mengalami kerugian sebesar Rp 1.300.000,-.

Setelah beberapa saat menerima laporan kedua korba, aparat di bawah komando Kapolsekta, langsung memimpin upaya pengamanan dan penangkapan terduga pelaku pemerasan disertai pencurian dengan kekerasan tersebut, pada Kamis (30/11) malam, papar Kompol Rusirrwan. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here