KSN GP Anshor dan Banser NU Ditolak di Mesjid Syeik Burhanudin, Diterima Walikota Pariaman

Warga Ulakan menolak kedatangan KSN Anshor dan Banser NU

SUMBARTIME.COM-Setelah Pasaman Barat menolak kedatangan Kirab Satu Negri (KSN) GP Anshor dan Banser NU, Senin (24/09) dini hari giliran masyarakat Padang Pariaman juga menolak kedatangan organisasi sayap dari Nahdatul Ulama tersebut.

Penolakan ratusan warga di Padang Pariaman itu terjadi di parkiran Masjid Agung Syaikh Burhanudin di Nagari Ulakan Tapakis, Kecamatan Nan Sabaris. Penolakan oleh Walinagari serta Niniak mamak dan ratusan warga sempat berlangsung cukup alot dan panas.

Iklan

Namun menurut Ustadz Ibnu Aqil D. Ghani, ketua Paga Nagari Sumatra Barat, warga berhasil mengusir rombongan yang berjumlah 6 mobil itu keluar dari kawasan Padang Pariaman. Sementara menurut Ibnu Aqil, alasan penolakan warga terhadap KSN GP Anshor dan Banser NU tersebut karena mereka membawa paham Islam Nusantara yang dinilai sangat berseberangan dengan ajaran islam yang kaffah, ujarnya.

Selain membawa ajaran islam Nusantara yang dianggap berseberangan, Banser juga dinilai kerap melakukan persekusi dan membubarkan pengajian para ulama, papar Ketua Paganagari Sumbar Ibnu Aqil D. Ghani.

Sebelumnya seperti direncanakan sebelumnya kedatangan rombongan KSN GP Anshor dan Banser tersebut sedianya akan mengadakan Kegiatan Kirab Satu Negri di Mesjid Burhanudin Ulakan pada Senin (24/09) pagi. Namun acara tersebut digagalkan oleh warga setempat.

Sementara itu, KSN GP Anshor dan Banser NU yang kehadirannya sempat ditolak pemuka masyarakat Ulakan, dikabarkan berhasil mengibarkan bendera merah putih dan melakukan ziarah ke makam Syaik Katik Sangko di pulau  Angso Duo Pariaman, Senin 24 September 2018 siang.

Bahkan kedatang rombongan peserta KSN tersebut disambut dengan hangat oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman. Orang nomor satu di Kota Pariaman tersebut bahkan mengatakan siap mendukung pelaksanaan Kirab Satu Negeri (KSN) yang digelar Gerakan Pemuda Ansor saat menerima kedatangan rombongan KSN di pendopo rumah dinasnya.

Adapun menurut Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Padang Pariaman Zeki Aliwardana, kepada awak media menuturkan  pengibaran bendera merah putih tersebut sebagai wujud dari kecintaan Ansor terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ujarnya.

Dia juga mengatakan penolakan yang terjadi terhadap kegiatan KSN GP Anshor dan Banser NU, semata mata sudah dipolitisir dan dimanfaatkan kelompok tertentu. Dan kita sangat menyayangkan jika masyarakat mudah terprovokasi dan melarang Anshor melakukan ziarah, ungkap Zeki. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here