Korupsi Dana Desa, Walinagari Talang Babungo Ditahan Kejaksaan Negeri Solok

Walinagari Talang Babungo ditahan pihak Kejaksaan

SUMBARTIME.COM-Setelah sempat diperiksa beberapa jam, Walinagari Talang Babungo, Kecamatan Giliran Gumanti, Kabupaten Solok, Zulfatriadi ditahan pihak Kejaksaan Negeri Solok, Rabu (24/7) malam.

Tersangka dugaan korupsi yang menyelewengkan dasa desa tersebut membuat negara menderita kerugian sebesar Rp 800 Juta. Saat ini Walinagari tersebut dititipkan di lapas kelas II B Solok, hingga kasusnya dilimpahkan di sidang pengadilan Tipikor Padang.

Iklan

Menurut Plh Kajari Solok, Muhammad Anshar Wahyudin, sebelumnya tersangka sempat mangkir beberapa kali di panggil pihaknya. Rabu (24/7) siang tersangka datang memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi dengan diantar oleh anaknya.

Selanjutnya usai diperiksa beberapa jam kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan untuk memudahkan pemeriksaan.

Adapun tuduhan yang dialamatkan kepada tersangka adalah dugaan penyelewengan dana desa untuk memperkaya diri sendiri. Kasus dugaan korupsi ini bermula pada dana desa anggaran tahun 2018.

Dari 9 proyek yang dilakukan dengan memakai anggaran dana desa, hanya 6 proyek yang diselesaikan oleh tersangka. Sememtara 2 proyek tidak dikerjakan dan 1 proyek lagi berhenti ditengah jalan. Adapun anggaran pengerjaanya tetap ditarik oleh Walinagari Talang Babungo tersebut.

Atas perbuatan dan tindakannya negara telah dirugikan sebanyak Rp 800 Juta dan diduga dipergunakan untuk memperkaya diri sendiri, papar Muhammad Anshar Wahyudi.

Sementara itu, selain Walinagari Talang Babungo yang ditetapkan sebagai tersangka, bendahara Nagari Talang Babungo juga telah terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka. Namun sejauh ini bendahara tersebut belum ditahan karena dianggap kooperatif selama proses pemeriksaan. (zp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here