Sumbartime – Sebuah video dibagikan akun Tiktok @ay_ permata 71 dan repost oleh akun Instagram berita payakumbuh yang beredar luas menunjukkan sekelompok warga yang melakukan aksi demonstrasi di depan kantor walinagari di wilayah Nagari Talang Maur, Kabupaten Limapuluh Kota.
Aksi ini diduga merupakan penolakan terhadap eksekusi tanah pusako, sebuah peristiwa yang masih menjadi luka mendalam bagi lima kepala keluarga yang terdampak. Eksekusi ini terkait hak kepemilikan tanah yang tinggi di kanagarian tersebut.
Situasi terkini menunjukkan bahwa para korban eksekusi tanah pusako dari Nagari Talang Maur terpaksa harus tinggal di aula kantor wali nagari dengan kondisi yang sederhana dan minim fasilitas.
Dari pantauan kami Situasi ini memunculkan keprihatinan di kalangan warganet, meminta agar ada solusi yang segera ditemukan untuk membantu para keluarga yang kehilangan tempat tinggal mereka akibat eksekusi tanah pusako.
Semoga masalah ini dapat segera diatasi dengan adanya solusi yang memberikan kepastian dan bantuan kepada keluarga-keluarga yang terkena dampak.(R)





















