Kemenkes RI Gelar Ekspos Kesehatan Lingkungan di Kota Payakumbuh

Kemenkes RI persentasi ddihadapan Wako Payakumbuh

SUMBARTIMME.COM-Berhasil meraih predikat Kota Sehat Wistara selama enam tahun berturut-turut, Kota Payakumbuh mendapatkan kunjungan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk menyelenggarakan ekspos tentang kesehatan lingkungan. Ekspos digelar dalam rangka melihat secara langsung keberhasilan pembangunan kesehatan di daerah.

“Kami melihat, Kota Payakumbuh telah berhasil menerapkan pembangunan kesehatan. Pengalaman Kota Payakumbuh ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran yang bisa diterapkan di daerah lainnya di Indonesia,” ujar Kasubdit Penyehatan Udara Tanah dan Kawasan Cucu Cakrawati dalam paparannya bersama Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi dan Ketua Forum Kota Sehat Payakumbuh Indra Zahur Dt. Rajo Simarajo di pendopo rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh, Senin (07/05).

Iklan

Cucu Cakrawati menyampaikan Kesehatan Lingkungan merupakan salah satu program prioritas bidang kesehatan yang masuk ke dalam indikator SPM Pemerintah Daerah (konkuren). Bahkan, saat ini penguatan kesehatan lingkungan menjadi salah satu aspek yang sangat diperhatikan Presiden RI di samping peningkatan status gizi dan kesehatan ibu dalam kerangka besar intervensi penurunan stunting (pendek/kerdil) demi generasi bangsa Indonesia yang lebih baik.

Menurut Cucu, sebuah daerah disebut Kabupaten atau Kota Sehat, jika kondisi Kabupaten/Kota yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni penduduknya. Hal itu dapat dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi yang disepakati masyarakat dan pemerintah daerah. “Kerjasama lintas sektor dalam membangun kesehatan ini juga sangat sesuai dengan semangat gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) yang tertuang dalam Inpres 1 tahun 2017,” jelasnya.

Cucu menyampaikan Kota sehat dikelompokkan berdasarkan kawasan dan permasalahan khusus yaitu Kawasan Permukiman Sarana dan prasarana umum Kawasan Sarana Lalu Lintas Tertib dan Pelayanan Transportasi, Kawasan Pertambangan Sehat, Kawasan Hutan Sehat, Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat, Kawasan Pariwisata Sehat, Ketahanan Pangan dan Gizi, Kehidupan Masyarakat yang Mandiri dan Kehidupan Sosial yang Sehat.

“Oleh karena itu, setiap dua tahun sekali, Kabupaten atau Kota sehat yang memenuhi kriteria diberikan penghargaan Swasti Saba yang diklasifikasikan kepada Padapa dengan minimal 2 tatanan, Wiwerda dengan 3 sampai 4 tatanan dan Wistara lebih dari 5 tatanan. Dan Payakumbuh sudah masuk kategori wistara,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengapresiasi dan menyambut baik kedatangan rombongan Kemenkes. Dengan rendah hati Riza mengakui bahwa keberhasilan Payakumbuh mejadi Kota Sehat tak lepas dari usaha Wali Kota sebelumnya, Joserizal Zein. “ Walikota sebelumnya sudah meletakkan trend yang bagus untuk dilanjutkan program untuk Kota Sehat ini,” ucapnya.

Riza mengatakan yang belum sempat dibenahi oleh pendahulunya adalah masalah pemukiman. “Ada 2800 rumah tak layak huni di Payakumbuh dan kita lakukan bedah rumah secara bertahap, insya Allah  2019 angkanya mendekati 0% dan sanitasi 100% ditargetkan sudah baik,” tuturnya.

Mantan Senator Sumbar itu menjelaskan strateginya berawal dari visi misi dan pemahaman bahwa penyakit yang diderita masyarakat tidak seperti dahulu lagi yang bersifat menular. “Sekarang penyakitnya banyak beralih ke penyakit jantung, hipertensi, stroke dan seterusnya. Oleh karena itu langkah preventif dan kuratif terus kita lakukan,” jelasnya.

Dalam mewujudkan Payakumbuh sebagai Kota Sehat, pelu sumber daya yang handal dan pengelolaan sampah yang baik. Oleh karena itu, Riza mengatakan Kota Sehat seiring dengan Adipura.  Payakumbuh sendiri telah 11 kali mendapatkan piala Adipura. “selain itu pembinaan dilakukan di berbagai lingkungan.

Mulai dari lingkungan sekolah, ada sekolah modelnya. Sampai pembinaan ke tingkat kecamatan dan kelurahan. Semua unsur seperti PKK, Dekranasda kita ajak. Sehingga keberhasilan ini merupakan implementasi dari paradigma sehat yang berasal dari masyarakat didukung jajaran Pemko,” pungkasnya. (aa)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here