Keberadaan Pengusaha Tepung Asal Pekanbaru ini Masih Misteri, Mobil Ditemukan Gosong Terbakar

foto korban dan mobilnya terbakar

SUMBARTIME.COM-Sudah beberapa hari ini pihak keluarga Syamsul Bahri (39) warga Jalan Uka, Tampan, Pekanbaru resah akan kehilangan dirinya.

Selain melapor ke polisi, pihak kelurga juga aktif menyebarkan famplet Syamsul Bahri di beberapa akun sosmed tentang hilangnya pengusaha tepung tersebut.

Iklan

Ironisnya, sehari sesudah melapor ke Polresta Pekanbaru, polisi menemukan mobil milik Syamsul Bahri dalam kondisi gosong terbakar di  KM 2 Rantau Berangin, XIIIKoto Kampar, Kabupaten Kampar.

Mobil jenis Panther warna silver, dengan plat nomor BM 1242 NL yang dikendarai pengusaha tepung sehari menjelang dirinya dinyatakan hilang terparkir dalam semak dalam keadaan gosong. Namun misteriusnya, Syamsul Bahri tidak ditemukan berada di dekat mobilnya yang terbakar. Yang bersangkutan menghilang tanpa jejak.

Menurut istri dan pihak keluarganya yang lain, diduga jika Syamsul Bahri menjadi korban penculikan. Namun pihak keluarga belum bisa memastikan siapa pelaku dari dugaan penculikan tersebut tutur mereka.

Diceritakan menurut sang istri, korban pergi meninggalkan rumah pada Kamis (20/2) pagi, pukul 09.00 WIB. Dengan mengendarai mobilnya jenis Izusu Panther korban bermaksut hendak mengantarkan tepung ke pabrik roti kawasan Jalan Fajar, Kecamatan Payung Sekaki. 

Pada siang harinya sekira pukul 13.30 WIB, sang istri masih bisa berkomunikasi melalui ponsel dengan Syamsul Bahri. Namun ketika menjelang magrib, saat istri menghubungi, nomor Syamsul Bahri tidak aktif dan tidak bisa dihubungi lagi.

Setelah ditunggu selama 24 jam, tak ada kabar pihak keluarga langsung membuat laporan kehilangan kepada polisi.

Terpisah, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kasat Reskrim Kompol Awaludin Syam, Minggu (23/2) membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya tak lama berselang setelah pihak keluarga melapor, polisi menemukan mobil Syamsul Bahri dalam kondisi hangus terbakar di Kawasan Rantau Barangin, Kampar, pada Jumat 20 Februari 2020.

Namun saat dilakukan pemeriksaan ke dalam mobil, korban tidak ditemukan di dalam maupun di sekitaran mobilnya yang terbakar.

Peristiwa ini masih dalam penyelidikan, papar Awaludin. Polisi masih mengumpulkan keterangan para saksi serta bukti yang ditemukan di lapangan terkait motif hilangnya korban, pungkasnya lagi mengatakan. (kr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here