Karyawan BSM di Bukitinggi Mengaku Menjadi Korban Perampokan 3,5 Milyar

Mobil korban perampokan 3,5 Milyar

SUMBARTIME.COM-Tiga orang pengendara mobil pembawa uang mengaku baru saja menjadi korban perampokan di kawasan PLTA Batang Agam, kawasan perbatasan Agam- Limapuluh Kota, Senin (4/06) pagi sekira pukul 09.15 WIB.

Tidak tanggung tanggung sopir dan dua orang penumpang mobil jenis Xenia dengan plat nomor BM 1971 JQ yang bertujuan menyetorkan uang senilai 3,5 Milyar ke Bank Nagari Payakumbuh tersebut, diikat dan mata mereka dilakban.

Para korban Melapor Ke Polsekta Payakumbuh
Iklan
Loading...

 

Ketiga korban yang terdiri dari Staf BSM, Sekuriti dan sopir melapor ke Polsekta Payakumbuh mengaku baru saja di rampok oleh gerombolan bersenjata api di dekat PLTA Batang Agam, perbatasan Agam-Limapuluh Kota.

Menurut para korban dalam laporannya ke polisi, ketiganya berangkat dari kantor salah satu BSM yang ada di Aur Kuning Bukitinggi hendak menuju Bank Nagari Payakumbuh. Akan tetapi di tengah perjalanan, tiba tiba menurut mereka, ada gerombolan perampok bersenjata api menghadang mereka dan menghentikan kendaraan mereka.

Selanjutnya, dibawah todongan senjata api ketiganya di ikat, mulut dilakban, serta dengan mata ditutup mereka disandera di atas mobil mereka sendiri dan dibawa menuju Payakumbuh. Sesampai Kawasan Talawi Payakumbuh Utara, mereka ditinggal begitu saja oleh kawanan rampok bersenjata api, hingga para korban berhasil menyelamatkan diri dan membuat laporan ke Polsekta Payakumbuh.

Terpisah, Kapolsekta Payakumbuh, Kompol Rusirrwan membenarkan jika para korban tersebut melapor ke pihaknya. Namun Karena kejadian berada bukan di wilayah hukum Polres Payakumbuh, dirinya menyarankan kepada para korban untuk melaporkan ke Polres Bukitinggi. Disamping itu tambah Rusirrwan laporan dari ketika korban yang mengaku di rampok butuh penyelidikan untuk ditelusuri, paparnya mengatakan. (aa)

 

Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here