Kalah Judi Tembak Ikan, Oknum Polisi Gelapkan dan Gadaikan Motor Milik Warga

oknum polisi saat diperiksa Propam Poltabes Medan

SUMBARTIME.COM-Diduga kalah judi tembak ikan, seorang oknum polisi yang bertugas di Polsek Delitua, Kota Medan, inisial Bripka GMS, gelapkan dan gadaikan motor milik seorang warga bernama Ferdinan Simanjuntak (63).

Akibatnya korban melaporkan peristiwa tersebut ke Propam Poltabes Medan.

Iklan

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi Rabu (13/1) malam, membenarkan peristiwa laporan korban. Menurutnya saat ini oknum Bripka GMS telah diperiksa oleh Propam Poltabes Medan. Namun Hadi belum bisa merinci persoalan dengan alasan belum mengetahui pasti kronologinya.

Terpisah, Kapolsek Delitua AKP Zulkifli membenarkan jika oknum anggotanya tersebut sudah diproses oleh provost Poltabes. Namun dirinya belum mengetahui pokok permasalahn secara rinci, ujarnya singkat.

Sementara, menurut cerita korban Ferdinan Simanjuntak, kronologi berawal saat dirinya bertemu dengan Bripka GMS pada Minggu 3 Januari 2021 kemaren. Saat itu, sang oknum meminta dirinya untuk mengantarkan yang bersangkutan ke suatu tempat menaiki sepeda motor miliknya jenis Honda dengan plat nomor BK 4102 AFN.

Adapun saat itu sang oknum mengimingi korban jika mengantarkannya akan dikasih uang makan serta motornya dibelikan bensin. Merasa yang meminta tolong kepadanya adalah seorang aparat korban percaya saja dan bersedia mengantarkan.

Singkat cerita tutur korban, mereka sampai dan datang ke lokasi arena judi tembak ikan di kawasan  Jalan Flamboyan Raya, Gang Sejati, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

Di lokasi sang oknum melakukan aktifitas bermain judi. Sementara korban disuruh menunggu. Namun kira kira setelah dua jam berselang, diketahui mengalami kekalahan sebesar Rp 2 Juta.

Bahkan tutur korban lagi, sang oknum sempat berhutang di lokasi judi tembak ikan sebesar Rp 2 Juta.

Awalnya Bripka GMS, sempat berpura pura ingin mengambil uang ke ATM, namun pihak bandar tidak percaya. Selanjutnya dengan ditemani keamanan lokasi judi yang merupakan seorang oknum aparat TNI berpakaian lengkap, inisial A, GMS pergi dengan membawa motor korban.

Namun tak lama berselang, oknum TNI tersebut kembali lagi dengan hanya seorang diri bersama motor milik korban. Saat itu korban sempat bertanya dimana keberadaan GMS. Oknum TNI itu menjelaskan jika GMS kabur dengan meninggalkan jaminan motor korban bersama kuncinya.

Keamanan judi tembak ikan itu juga mengatakan, motor sementara mereka pegang sampai GMS melunasi hutang judinya. Mendengr penuturan dari pihak kemanan bandar itu, korban sedih, namun dirinya tak kuasa menolak, karena takut.

Selanjutnya korban sempat bolak balik selama 8 hari menanyakan ke pihak bandar judi apakah motornya sudah ditebus oleh Bripka GMS. Namun jawaban yang dia dapati sangat mengecewakan. Ternyata oknum polisi tersebut tidak pernah muncul lagi ke lokasi judi.

Atas kejadian yang membuat dirinya terzholimi, akhirnya korban melaporkan dugaan penggelapan motornya ke polisi, paparnya menuturkan. (awe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here