Jatuh Dari Pohon Petai Suami Tewas, Istri Luka Luka di Limapuluh Kota

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, itulah ungkapan yang mengambarkan kecelakaan fatal yang terjadi pada pasangan suami istri warga Jorong Koto Puji, Nagari Taeh Baruah, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (3/04) siang sekira pukul 15.00 WIB.

Sang suami bernama Zulpendri (50) tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit Ibnu Sina Kota Payakumbuh setelah sebelumnya terjatuh dari pohon petai. Sementara istri korban bernama Ermaliyenti (50) mengalami luka luka akibat tertimpa dahan serta ranting pohon tersebut.

Iklan

Dari informasi warga sekitar, peristiwa nahas itu terjadi bermula saat salah seorang warga mendatangi pasangan suami istri tersebut untuk bermaksud hendak membeli buah petai yang berada disamping belakang rumah korban.

Selanjutnya, pasangan suami istri tersebut langsung menuju lokasi batang petai. Tanpa membuang waktu,sang suami Zulpendri langsung memanjat pohon petai tersebut. Namun tidak beberapa lama kemudian saat korban berada di atas pohon petai, tiba tiba dahan yang diinjak korban patah sehingga korban seketika langsung terjatuh terhempas ke tanah.

Nahasnya lagi, korban yang terjatuh dari atas pohon petai setinggi kurang lebih 10 meter tersebut juga tertimpa patahan dahan serta ranting bersama istrinya yang berada di bawah pohon. Kondisi korban saat itu mengalami luka lebam bagian kepala belakang, serta tulang tumit luka lebar. Sementara sang istri mengalami luka dibagian wajah serta mata akibat goresan ranting pohon yang patah.

Sang istri yang melihat suaminya terjatuh langsung berteriak minta tolong, sehingga warga sekitar langsung berlari berdatangan ke lokasi. Tak lama kemudian warga dengan dibantu salah seorang anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kecamatan Payakumbuh langsung melarikan kedua korban ke rumah sakit Ibnu Sina. Namun ditengah perjalanan sang suami menghembuskan nafas terakhirnya.

Sementara Kapolres Payakumbuh AKBP Endrasetiawan Setyowibowo, melalui Kapolsek Kecamatan Payakumbuh, AKP Hikma, kepada awak media membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya ini murni kecelakaan, diduga pohon petai tersebut sudah berusia tua sehingga tidak mampu lagi menahan beban korban sehingga terjadilah peristiwa nahas tersebut, tuturnya mengatakan. (aa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here