Isu Mundur Plt Sekda Limapuluh Kota Kian Santer, Wabup : Itu sudah Tepat dan Elegan

Sumbartime-Isu terkait akan mundurnya Plt Sekda Kabupaten LimapuluhKota yang masih di sandang oleh M.Yunus, mulai santer dan merebak ditengah masyarakat. Di ceritakan M. Yunus yang sejak beberapa bulan belakangan menjabat sebagai Plt Sekda Kabupaten LimapuluhKota, mulai tak sanggup lagi menjalankan tugasnya tersebut.

Jelas hal ini menjadi isu yang cukup seksi dan cepat beredar di lapisan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota. Mulai dari warga biasa sampai para pejabat SKPD di lingkungan Pemkab setempat membicarakan desas desus mundurnya Plt Sekda tersebut.

Iklan

Salah satu ASN yang cukup memiliki jabatan mentereng di lingkungan Pemkab LimapuluhKota yang namanya enggan ditulis mengaku mendengar isu akan mundurnya Plt Sekda tersebut. Bahkan dirinya menyebutkan, sebab mundurnya Plt Sekda itu, akibat selalu mendapatkan tekanan terkait kebijakannya yang sempat melakukan pemotongan anggaran yang membuat publik geger.

Hal ini diduga membuat peforma kinerja M.Yunus makin hari makin menurun akibat selalu mendapatkan sorotan publik tersebut, ungkapnya.

Secara gamblang terkait isu mundurnya M. Yunus itu, juga diungkapkan oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan. Dirinya mengaku juga mendengar santernya desas desus Plt Sekda Limapuluh Kota tersebut. Secara pribadi Ferizal Ridwan menganggap mundurnya Plt Sekda M Yunus, dianggap sudah tepat.

Menurutnya, kinerja M Yunus sebagai Plt Sekda dinilai tidak memiliki prestasi yang bisa dibanggakan. Bahkan M. Yunus menurut penilainnya sebagai Kepala Pengawasan Roda Pemerintahan di Lingkungan Pemkab Limapuluh Kota tidak paham dengan tugas dan wewenangnya sebagai Plt.

Salah contoh, ujar Ferizal menjelaskan, M Yunus, telah melakukan kebijakan yang sangat tidak masuk akal dengan memotong anggaran APBD perubahan yang bukan bagian dari wewenangnya sebagai Plt.Tentu saja, kebijakan yang keblinger tersebut jelas mendapat sorotan publik sehingga secara tidak langsung mengganggu etos kerja pemerintah Kabupaten terganggu.

Untuk itu, jika memang M Yunus mundur dari jabatannya, maka itu dinilai sudah tepat dan sangat elegan jika tetap harus bertahan dengan jabatan yang tak mampu di sandangya, ungkap Wakil Bupati LimapuluhKota itu menyebutkan, Selasa (24/10) sore.

Sementara, M. Yunus, saat dihubungi oleh awak media melalui ponselnya, Senin (23/10) sore, terkesan irit bicara. dirinya hanya mengatakan no comen dengan alasan sedang melakukan rapat. (aa)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here