Innalillahi, Santri Korban Pengeroyokan di Ponpes Nurul Ikhlas Meninggal Dunia

Santri Ponpes Nurul Ikhlas koma di RSUP M. Djmail Padang akibat dugaan pengeroyokan

SUMBARTIME.COM-Innalillahi Wainnalillahi Rojiun, setelah sempat dirawat selama 8 hari di RSUP M. Djamil Padang, Robi Alhalim, (17) santri yang menjadi korban pengeroyokan teman satu asramanya di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Koto Baru, Senin (18/2) sekira pukul 06.00 WIB meninggal dunia.

Hal itu dikatakan oleh pihak para medis rumah sakit setempat
Gustafianof, kepada awak media. Menurutnya setelah pihak RSUP M.Djamil berusaha melakukan tindakan perawatan terhadap pasien kurang lebih selama satu pekan, namun nyawa pasien tidak dapat diselamatkan ungkapnya mengatakan.

Iklan

Selanjutnya jenazah santri korban dugaan pengeroyokan tersebut langsung dibawa ke rumah duka kawasan Jorong Balai Gadang, Koto Laweh X Koto.

Diperoleh kabar, sebelum jenazah almarhum di bawa ke rumah duka, sebelumnya jenazah sempat di lakukan proses outopsi di Rs Bhayangkara Polda Sumbar, untuk proses kepentingan penyelidikan.

Seperti diketahui, beberapa hari yang lalu, Robi Alhalim, diduga telah menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan di asrama ponpes Nurul Ikhlas oleh teman satu asramanya.

Korban mengalami tindakan kekerasan dan pengeroyokan sehingga mengalami kritis dan di larikan ke RSUP M. Djamil Padang, satu pekan yang lalu.

Adapun motif pengeroyokan yang dilakukan oleh 17 santri lainnya terhadap korban dipicu lantaran adanya dugaan kehilangan barang milik santri lainnya. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here