Inilah Kisah Penculikan Ayah Ibu dan Anak, Satu Persatu Mereka Tewas Dibunuh

Mayat yang diduga M Solihin, yang ditemukan warga di sungai

SUMBARTIME.COM-Sampai berita ini diturunkan belum diketahui siapa pelaku penculikan terhadap Muhajir (49) Suniati (50) dan M. Sholihin (12). Ayah, ibu dan anak warga Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatra Utara yang di culik oleh orang tak dikenal pada Selasa (9/10) pagi.

Namun yang mengagetkan, pada Kamis (11/10) pagi, Muhajir ditemukan tewas mengapung dengan tangan serta kaki terikat di aliran sungai Belumai, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir.

Iklan

Selanjutnya pada Minggu (14/10) sore, sekira pukul 16.45 WIB, warga menemukan sesosok tubuh anak anak dengan jenis kelami laki laki dengan kondisi tangan serta kaki terikat lakban warna coklat dengan kulit wajah telah hancur dan mengelupas di aliran sungai Belumai lagi. Kuat dugaan jika yang ditemukan oleh warga itu adalah M. Solihin, putra dari Muhajir yang terlebih dahulu ditemukan tewas dengan kondisi yang sama.

Sementara pihak Polsek Talun Kenas, melalui Kapolseknya, AKP Hotman Samosir, kepada awak media mengatakan belum bisa memastikan jika penemuan mayat itu adalah M. Solihin pelajar SMP 2 Tanjung Morawa anak dari Muhajir, ujarnya. Namun Kapolsek telah meminta pihak kelurga Muhajir yang selamat dari korban penculikan untuk datang mengidentifikasi mayat yang ditemukan tersebut, dan selanjutnya akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses outopsi.

Menurut warga sekitar, jika mayat remaja yang ditemukan dengan kondisi tangan serta kaki terikat itu dipastikan M. Solihin, maka tinggal satu korban penculikan lagi yang masih belum ditemukan yaitu Sunarti, istri dari Muhajir serta ibu dari M. Solihin.

Sementara itu satu satunya pihak keluarga yang selamat dari korban penculikan, Desi Rahmawaty (23) meminta agar polisi cepat mengungkap kasus penculikan dan pembunuhan orang tua dan adiknya tersebut.

Menurut penuturan Desi, pada kisah hari kejadian, Selasa (9/10) pagi sekitar pukul 10.15 WIB, ada warga yang melaporkan kepadanya jika pagi itu tidak melihat ayah serta ibunya di rumah. Desi yang tinggalnya beda rumah dengan orang tua karena sudah berkeluarga, langsung pergi menuju rumah ayah ibunya tersebut.

Saat sampai di rumah orang tuanya itu, desi tak melihat kedua orang tua serta adiknya. Ketika masuk ke dalam kamar orang tuanya, Desi melihat sudah dalam kondisi acak acakan. Saat diperiksa dompet tempat orang tuanya menyimpan perhiasan emas, sudah tidak ditemukan lagi dan raib.

Selanjutnya dirinya menghubungi tetangga serta saudara lainnya dan bersama sama melaporkan ke polisi. Namun pada kamis (11/10) pagi ayahnya ditemukan sudah menjadi mayat dengan kondisi tangan serta kaki terikat ujarnya sedih.

Menurut Desi lagi, sepanjang sepengetahuannya, ayahnya Muhajir yang tercatat sebagai Manajer PT Domas sebuah perusahaan kaca mata, tidak mempunyai musuh. Bahkan ayahnya suka bergaul dan sering ikut pengajian di desanya.

Untuk itu dia meminta dan berharap agar polisi cepat mengungkap dan menangkap siapa pelaku penculikan dan pembunuhan keluarganya tersebut. Desi juga berharap semoga ibunya, Sunarti bisa ditemukan dalam kondisi masih hidup, pintanya menghiba. (kr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here