Arosuka.sumbartime – Keberhasilan itu hanya dapat dilakukan oleh SDM yang teruji dan mampuni dalam menggali berbagai potensi yang ada, dan selanjutnya dijalin menjadi satu didalam sebuah event, dan diapungkan untuk membuka mata masyarakat serta para pengambil kebijakan sampai ketingkat pusat.

Seperti yang dikemas oleh dinas pariwisata kabupaten Solok, dengan mengedepankan sumber daya alam yang ada, ereng bukit nagari Tanjung Alai dibentuk sebagai tempat pilot Paralayang, selanjutnya dikolaborasikan dengan seni tradisional Sikek Tuo, serta UMKM dan Ekonomi Kreatif dan dipersembahkan dalam sebuah event.

Kegiatan itu dinamakan Event Fun Fly Paralayang, Silaturahmi Silek Tuo, serta Pameran UMKM dan Ekonomi Kreatif.
Digelar pada Minggu, 11 Desember 2022, di nagari Tanjung Alai, kecamatan X Koto Singkarak. Kegiatan dibuka oleh Bupati Solok yang diwakili oleh sekretaris daerah, Medison.
Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas pariwisata dan Kebudayaan, Armen, Kepala Dinas Koperindag, Ahpi Gusta Tusri, Camat X Koto Singkarak, Crismon Darma, Walinagari Tanjung Alai, Yurdam, Walinagari Tikalak, Joni Martias,
tokoh Agama dan tokoh Adat se Kecamatan X Koto Singkarak, serta Pilot
Paralayang Nasional Sumatera Barat, Fadli Syahrul.
Dalam laporannya Armen menyampaikan, event yang digelar itu akan dikonsep sebagai event nasional. Untuk pengembangannya secara merata, kegiatan serupa juga akan dimiliki dan dibudayakan dimasing masing daerah yang ada dikabupaten Solok melalui program “One Nagari, One Event”.
Pengembangan sektor kepariwisataan itu, diharapkannya mampu sebagai tulang punggung untuk membangkit perekonomian dikabupaten Solok.
Sementara itu Medison mengatakan, atas nama Bupati Solok, ia mengapresiasi program yang dikemas oleh dinas pariwisata setempat. Dikatakannya, kegiatan itu menjadi bukti keberhasilan dalam menggali berbagai potensi yang ada.** Gia




















