Ingat! Mulai Kamis Besok Masuk Kawasan Pasar Payakumbuh Wajib Pakai Masker

Wako Payakumbuh bagi bagi masker di Pasar

SUMBARTIME.COM-Badan Kesehatan Dunia (World Health Organizations/WHO) mengubah kebijakan dan kini mendukung penggunaan masker untuk semua orang di tengah penyebaran pandemi Covid-19 akibat infeksi virus corona (SARS-CoV-2).

Pemerintah pusat juga telah mengeluarkan instruksi serupa, termasuk tim gugus tugas Covid-19 di Kota Payakumbuh, Wali Kota Riza Falepi memberikan perintah dalam video conference bersama Forkopimda dan Kepala OPD, Senin (13/4) lalu.

Iklan

Dalam amar perintahnya tersebut Wako meminta agar mulai Kamis 16 April 2020, siapa saja yang memasuki kawasan Pasar Payakumbuh agar wajib memakai masker.

“Kamis besok, bagi siapapun yang ke pasar kalau tidak pakai masker, maka disuruh pulang. Termasuk pedagang kaki lima dilarang berjualan kalau tidak pakai masker, kita tegas-tegas saja sekarang karena ini masalah serius,” kata Riza.

Riza menyebut saat ini Payakumbuh masih belum ada warga yang positif Covid-19. Namun di sekelilingnya sudah zona merah semua, di beberapa kota angka positifnya sudah puluhan seperti Padang dan Riau.

“Jangan anggap enteng, kita dalam bahaya, mohon orang tua kawal anaknya, kita harus saling mengingatkan. Sekarang kita sedikit keras dan tegas, ini semua bukti cinta dan perhatian kita atas keselamatan warga kita, yang paling rumit itu adalah pendatang yang tidak melapor, nanti mereka akan ditangkap dan dibawa ke tempat karantina Orang Dalam Pengawasan (ODP),” kata Riza.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh langsung bergerak, Kepala Dinas Dahler didampingi Kabid Pasar Arnel turun bersama jajarannya mensosialisasikan kepada warga pasar untuk menggunakan masker di pasar Ibuh, Selasa (14/4). Turut mendampingi anggota Polresta dan Koramil 01 Payakumbuh.

Dalam sosialisasi itu, Dahler menghimbau kepada pengunjung pasar, bagi yang tidak menggunakan masker tidak dibolehkan masuk ke pasar dan bagi pedagang aturan serupa juga diberlakukan, mereka yang tidak menggunakan masker tidak diperbolehkan menggelar dagangannya.

“Untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19), maka sosialisasi ini akan terus kita laksanakan kedepannya dan akan ada petugas trantib yang memantau di lapangan. Kalau masih ada warga yang ngeyel setelah diedukasi, maka kita akan tindak tegas, penyebaran Covid-19 sudah mengkhawatirkan,” kata Dahler.

Dahler juga menyebutkan selain sedang mengusahakan adanya masker bantuan dari pemko, dinas juga akan memfasilitasi penjual masker untuk standby di gang masuk pasar dengan syarat harga masker yang dijual adalah harga standar.

“Kamis besok, siapapun yang masuk pasar harus pakai masker, bagi yang tidak mengindahkan akan disuruh pulang,” ujarnya tegas.**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here