Herman Syofyan Gelar Festival Pencak Silat IPSI Kota Bukittinggi

SUMBARTIME.COM,-Bukittinggi_Dalam rangka melestarikan budaya Minang kabau Herman Syofyan Gelar Festival Pencak Silat IPSI Kota Bukittinggi 28 November 2021

90 Perguruan Silat Se-Kota Bukittinggi dan Kab Agam dengan total peserta 200 orang mengikuti Festival Pencak Silat Tradisional Minangkabau IPSI Kota Bukittinggi diadakan (28 Nov s/d 1 Des) bertempat di Sport Hall Ateh Ngarai.

Iklan

Festival Pencak Silat Tradisional Minangkabau IPSI Kota Bukittinggi dibuka Walikota Erman Safar didanai melalui Dana Pokok Pokok Pikiran Anggota DPRD Kota Bukittinggi Herman Syofyan, SE Datuak Sidi Bandaro

Dalam acara tersebut dihadiri Tuo Silek Syofyan Nadar, Tuo Silek Talago Biru Afrizal Chan dan juga Tokoh Masyarakat Bukittinggi Haji Eddi Novra.,M.Par.

Diangkatnya kegiatan ini tidak lain dalam upaya pelestarian budaya peninggalan olah raga tradisional Minangkabau agar bisa diminati oleh Generasi Millenial, Mencari bibit pesilat kategori Usia Dini, Para Remaja dan Dewasa.

Bahkan didalam IPSI ditekankan: “ikuti zaman mu Tapi jangan tinggalkan budayamu dan Pencak Silat Jati dirimu”

Harus ada alat ukur perguruan bahwa murid bisa memenangkan ditingkat Provinsi bahkan internasional dan ini belum kita temui dan ini harus menjadi PR bagi IPSI Kota Bukittinggi,”ungkap erman sofyan

Sementara itu Anggota DPRD Kota Bukittinggi Herman Syofyan juga sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh indonesia (IPSI) Kota Bukittinggi sampaikan bahwa Jadi kami dari Anggota DPRD Kota Bukittinggi sesuai yang telah dianggarkan oleh Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi untuk Pokir Anggota Dewan makanya sebagian Pokir kita buat event Festival Silat.

Festival silat diselenggarakan ini adalah untuk kepentingan kebudayaan dan menjaga budaya bangsa yang telah diturunkan leluhur dan kita minta generasi muda untuk mencintai dan menghayati.

Seperti diketahui Olah Raga Tradisonal Pencak Silat telah diakui oleh “UNESCO” sebagai Warisan Budaya Tak Benda maka dari itu kenapa dari kita tidak bangkit makanya dari kita secara pribadi masyarakat kota bukittinggi dan khususnya generasi muda dan anak anak kita untuk dapat mencintai budaya ini.

Dari kejuaraan ini sekaligus membentuk karakter dan watak bahkan silat bisa menjalin silahturahmi untuk membikin ukhuwah kita sebagai umat dan meningkatkan batiniah dalam artian Lahia Silek Mancari Kawan, Bathin Silek Mancari Tuhan dan juga menyemangati olah raga tradisional silat di bukiittinggi dan menjadi tuan rumah di daerah sendiri.

Juga tindak lanjut kegiatan ini pada tahun 2022 mengarah pada kejuaraan nasional sekaligus ajang uji coba silat tradisi bukan tanding kebudayaan dan seni sesuai dengan petunjuk yang telah diturunkan.

Dan Pemko Bukittinggi kita minta dianggarkanlah kebutuhan kebutuhan festival silat ini karna Dari Bukittinggi lah sudah menjadi barometer di Sumatera Barat. Ujar Herman Sofyan ( Alex )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here