Hasil Kebun Sayur Jauh Merosot, Harga Sembako Semakin Meningkat

13335789_107852449637016_6517628669219147265_nSumbartime.com, Payakumbuh— Musim kemarau yang berkepanjangan dan terputusnya aliran irigasi di Kota Payakumbuh- Kabupaten 50 Kota, membuat hasil tanaman agro bisnis jauh merosot. Hal ini di sampaikan oleh Bungo Rimbang pelaku bisnis sayur-mayur merangkap sebagai petani, Rabu 12 Oktober 2016.

” Hingga saat ini hasil kebun sayur jauh merosot pada biasanya, musim kemarau yang panjang dan putusnya aliran irigasi membuat sejumlah para petani, banyak yang jatuh bangun,” ujar Bungo Rimbang.

Iklan

Biasanya hasil panen dari kebun sayur mampu untuk membeli kebutuhan lain, namun dengan kondisi saat ini, jangankan untuk yang lain, untuk kebutuhan hidup saja tidak mencukupi, imbuh Bungo Rimbang.

Sebagai petani sekaligus pelaku pasar, Bungo Rimbang juga mengatakan, bahwa untuk saat ini para petani yang ada di Kota Payakumbuh, hanya bisa pasrah dengan keadaan.

Sudah hasil kebun sayur merosot, harga sembako melonjak, hal ini tentu saja membuat kami yang bergelut di bidang perkebunan sayur, merasa saat ini jauh dari apa yang kami harapkan, imbuh Bungo Rimbang lagi.

” Biasanya pendapatan dari hasil kebun sayur, cukup untuk memenuhi kehidupan, namun saat ini, kami harus tutup lubang dan gali lubang, berjibaku memenuhi kehidupan kami, Alhamdulillah sampai sekarang belum ada solusi dari Pemko Payakumbuh, pungkas Bungo Rimbang. ( ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here