Sumbartime.com,- Bukittinggi punya ragam kekayaan kuliner, yang seperti tak ada habisnya untuk digali dan ditelusuri. Misalnya saja beragam cemilan tradisional yang lebih sering disebut “Gulo-Gulo Tareh”
Jajanan pasar tradisional khas kota Bukittinggi. Cemilan khas yang kerap kali dijual di pasar akan selalu punya banyak peminat. Bahkan, di era media sosial dan teknologi ini Gulo-Gulo Tareh masih tetap diminati wisatawan yang berkunjung ke kota wisata ini.
“Menurut Asnimar, salah seorang pedagang Gulo-Gulo Tareh di kawasan pasar atas Bukittinggi, cemilan ini adalah makanan tradisional Bukittinggi yang dijual di pasar, terutama di pasar tradisional ini,”katanya.
Redaksi Sumbartime.com menelusuri “Dagangan ini sudah saya geluti kurang lebih dari 25 tahun yang lalu, bukanya setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga sore,” ucapnya. Minggu,7/8/2022.
Berlokasi di pusat oleh-oleh keripik sanjai di kawasan pasar tradisional pasar atas Bukittinggi. Asnimar hanya berjualan dengan lapak seadanya, bungkusan untuk Gulo-Gulo Tareh pun isinya cuma ditakar saja. Bungkus kecil Rp. 5000. Dan bungkus yang besar Rp.10.000.
Gulo-Gulo Tareh merupakan jenis permen berbahan tepung dan gula aren. Ia juga mengakui para pembeli biasanya datang dari berbagai daerah, bahkan tidak sedikit masyarakat yang berasal dari kota tetangga.
Sampai saat ini jajanan pasar masih diminati oleh masyarakat meskipun sudah banyak makanan luar negeri maupun beragam kreasi terbaru yang sudah masuk di pasaran kota wisata ini.
Jadi cemilan Gulo-Gulo Tareh ini masih banyak diminati karena bukan hanya harganya yang terjangkau saja, tapi rasanya yang masih natural.
“Rasanya lebih otentik dan sulit ditemui di jajanan atau cemilan-cemilan inovasi terbaru,”ucap buk Yesi wisatawan asal Pekanbaru setelah mencicipinya.
(alex)



















