ISU..! Tidak Ada Fasilitas Istimewa Di Lapas Kelas ll A Biaro-Bukittinggi

ISU..! Tidak Ada Fasilitas Istimewa Di Lapas Kelas ll A Biaro-Bukittinggi

Sumbartime.com,- Tidak adanya fasilitas khusus atau istimewa di (LAPAS) kelas ll A Biaro – Bukittinggi. Hal itu dirasakan oleh Narapidana Korupsi dari Tanjung Gusta Medan.

Andri Irvan, S.H,.MBA yang merupakan terpidana kasus perkara pembelian surat berharga atau MTN milik PT. SNP oleh PT Bank Sumut senilai Rp. 202 Milliar.

Pemindahan yang bersangkutan dilaksanakan berdasarkan permohonan dari keluarga dan telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, yang mana harus melalui persetujuan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Berdasarkan isu yang beredar ditengah – tengah masyarakat, bahwa ada narapidana pindahan ke LP Kelas II Biaro yang mendapatkan Fasilitas Istimewa.

Menyikapi hal itu, Martin selaku kepala LAPAS kelas ll A Biaro angkat bicara, ia menjelaskan, “Pada hari Kamis tanggal (14/7) lalu, Lapas Kelas II A Bukittinggi telah menerima 1 (satu) orang WBP Atas Nama Andri Irvandi dari Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan.

Lebih lanjut Marten, kalapas itu Menambahkan. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berhak mengajukan permohonan pindah untuk menjalani sisa hukuman kurungan

“Sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan Lapas Kelas II A Bukittinggi, sebelum menerima WBP tersebut,ini telah dilakukan pemeriksaan berkas administrasi dan setelah itu menempatkan yang bersangkutan ke sel Mapenaling (Masa Pengenalan Lingkungan) sama dengan WBP lainnya,”jelas Martin.

Sebelumnya Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 3431 K/Pid.Sus/2021, tanggal 12 Oktober 2021, MENOLAK permohonan kasasi Terdakwa ANDRI IRVANDI, S.H., MBA dan menjatuhkan pidana terhadap TERDAKWA dengan pidana penjara selama 10 tahun, dan denda sebesar Rp.500.000.000,- serta membayar uang pengganti sebesar RP.1.286.750.000,-
(alex)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here