Gelar Razia Dipimpin Sekda, Satpol PP Payakumbuh Amankan Sejumlah Wanita Pemandu Karaoke

gambar Sekda Kota payakumbuh sedang Intrograsi para wanita yang tertangkap
Iklan border=

Sumbartime-Satpol PP Payakumbuh gelar patroli dan razia di sejumlah kafe dan karaoke di Payakumbuh, Minggu dini hari (04/02). Dalam razia yang dipimpin Sekda Kota Payakumbuh Benni Warlis didampingi Kasatpol PP dan Damkar Devitra, Kabid PPUD Erizon dan Kasi Ops Ricky Zaindra, tim berhasil mengamankan 11 orang yang terdiri dari 7 wanita dan 4 laki-laki.

Tiga orang wanita yang diamankan di kafe NR beridentitas berasal dari Bukittinggi. Sedangkan di Medan Nan Bapaneh dan Jalan Soekarno Hatta diamankan empat orang wanita dan dua orang pria yang sedang menenggak minuman keras jenis wisky.

Iklan border=
Loading...

“Sejumlah wanita tersebut mengaku karyawan dan pemandu lagu di beberapa karaoke di Payakumbuh,” ujar Kasatpol PP dan Damkar Payakumbuh Devitra, Minggu (04/02). Devitra menyampaikan razia tadi malam bukan razia gabungan dengan Tim Tujuh, melainkan razia yang dilakukan secara internal oleh Satpol PP Payakumbuh.

“Terkadang kita razia dan patroli secara gabungan dengan Tim Tujuh, terkadang adang kita lakukannya secara internal saja,” tukuknya.

Terkait dengan kafe karaoke NR di kawasan Ngalau itu, Devitra menyampaikan sampai saat ini kafe tersebut belum mengurus izin usaha padahal sudah berkali-kali diperingatkan termasuk jam operasional melewati waktu yang ditentukan dalam Perda No.01 tahun 2007 tentang Retribusi dan Jasa Usaha Kepariwisataan.

Pemilik kafe berinisial AG yang juga seorang ASN di Pemko Payakumbuh diminta membuat perjanjian dihadapan Sekda untuk tidak beroperasi sebelum izin usahanya keluar, dan bila dilanggar bersedia dituntut sesuai aturan yang berlaku.

“Yang bersangkutan juga akan dikenakan sanksi sebagai ASN sesuai aturan kepegawaian karena telah merusak nama baik Pemko Payakumbuh,” ujar Sekda Benni Warlis.

Sementara tindakan terhadap pengunjung karoeke dan wanita pemandunya yang berkeliaran malam, dipanggil org tua maupun pihak keluarganya. “Mereka dibolehkan pulang setelah diberikan pembinaan dan membuat perjanjian dihadapan PPNS Erizon dan Yoserizal,” pungkas Devitra yang juga seorang Da’i itu. (tim)

Baca Juga :  Tim 7 Kota Payakumbuh Kembali Gelar Razia, 3 Remaja Kedapatan Pesta Miras
. . . .
Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here