Gegara “BUAYA DARAT” Tiga Oknum Damkar Payakumbuh Terjerat

gambar mobil damkar bertuliskan buaya darat

SUMBARTIME.COM-Tiga orang oknum PNS yang bertugas di Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh ditahan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrim setempat.

Masing masing ketiga oknum PNS yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut yakni AD, DS, dan HL. Ketiganya ditahan di Mapolres Payakumbuh demi kepentingan kemudahan pemeriksaan dugaan kasus penjualan aset mobil Damkar Kota Payakumbuh.

Iklan

Menurut Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, melalui Kasatreskrim AKP M Rosidi, Rabu (30/9) menjelaskan, ketiganya ditahan sampai berkas pemeriksaan Tahap II rampung hingga seminggu kedepannya.

Adapun ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan aset negara berupa mobil damkar sehingga negara dirugikan sebanyak kurang lebih Rp 150.000.000-.

Lebih jauh dijelaskan, jika pemeriksaan kasus dugaan penggelapan aset negara tersebut telah berjalan selama kurang lebih 1 tahun. Dalam masa tersebut telah dilakukan pemeriksaan terhadap puluhan orang. Terhadap para tersangak akan dijerat dengan pasal 10 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang  Tindak Pidana Korupsi, pungkas Rosidi menjelaskan.

Sementara itu, dari hasil informasi yang berhasil dikumpulkan di lapangan, adapun dugaan penggelapan aset berupa mobil pemadam kebakaran yang telah merugikan negara adalah mobil yang termasuk generasi awal yang dimilki unit Damkar Kota Payakumbuh dengan tipe model kepala buaya.

Oleh anggota Damkar Kota Payakumbuh dimasa itu, mobil operasional Damkar itu sempat diberi tulisan di bagian depannya dengan nama BUAYA DARAT.

Dari penuturan beberapa orang petugas atau yang pernah berdinas di bagian Damkar , menjelaskan jika mobil “BUAYA DARAT” tersebut cukup melegenda di kalangan personil Damkar Payakumbuh, ujar beberapa sumber mengungkapkan. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here