Gawat,,!! Warga Ancam Akan Putuskan Pasokan Air ke PDAM Payakumbuh, Ratusan Ribu Penduduk Terancam!!

Warga sumber Air Batang Tabik ancam putuskan pasokan air

Sumbartime-Gawat,, Ikatan Pemuda Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota, ancam akan memutus pasokan air bersih ke PDAM Kota Payakumbuh pada pukul 13.00 WIB, Selasa 20 Februari 2018 mendatang, jika pihak Pemko Payakumbuh tidak menepati perjanjian.

Ancaman itu tidak main main ujar Andi (45), salah satu tokoh pemuda setempat mengatakan kepada awak media, Rabu (14/02) siang, di Batang Tabit, Nagari  Sungai Kamuyang. Menurutnya jika pihak Pemko Payakumbuh belum juga menepati janji akan segera merealisasikan pembayaran kenaikan kompensasi air bersih senilai 12%.

Iklan

Menurutnya serta beberapa pemuda Ikatan Nagari Sungai Kamuyang lainnya, Pemko Payakumbuh dinilai telah gagal menepati janji seperti yang telah disepakati beberapa waktu sebelumnya. Di jelaskan, jika Pemko bersedia membayar kenaikan air sebesar 12% terhintung per Januarai 2018. Namun hingga memasuki pertengahan Februari 2018, janji itu masih belum dilaksanakan ujarnya mengatakan.

Untuk itu dia bersama pemuda serta petinggi nagari akan serius untuk menutup pasokan air bersih ke PDAM Payakumbuh pada tanggal 20 Februari mendatang. ” Ancaman ini tidak main main, kami akan buktikan,” tukas Andi serius.

Bahkan untuk membuktikan keseriusan warga Nagari Sungai Kamuyang untuk memblokir pasokan air bersih ke PDAM Kota Payakumbuh, Ikatan Pemuda tersebut, meminta pengamanan kepada Aparat Pemerintah dan Kepolisian di sekitar sumber air Batang Tabik, seperti surat resmi yang ditanda tangani oleh para petinggi Nagari, tertanggal 12 Februari 2018 yang ditujukan kepada PDAM dan tembusannya kepada Walikota Payakumbuh, Bupati Limapuluh Kota, Kapolres Payakumbuh, Kapolres 50 Kota, Kapolsek Luhak, Danramil Kecamatan Luhak.

Seperti diketahui, Bahwa telah terjadi kesepakatan antara petinggi Nagari Sungai Kamuyang yang terdiri dari Walinagari, Bamus, serta Ketua KAN dengan pihak Pemko Payakumbuh, tentang kenaikan harga kompensasi air bersih untuk Nagari Sungai Kamuyang sebesar 12% sesuai berdasarkan surat nomor 690/112/PEM/2017.

Namun hingga batas waktu yang ditentukan, sampai berita ini diturunkan realisasi perjanjian tersebut menurut warga belum terlaksanakan, tutur warga setempat.

Terpisah, Direktur PDAM Payakumbuh, Heri Iswahyudi, dan Dewan Pengawas, Yoherman, saat dihubungi Rabu (14/02) siang, mengku telah menerima surat dari berbagai lapisan Nagari Sungai Kamuyang terkait persoalan pasokan air bersih tersebut.

Menurutnya, menanggapi surat dari Walinagari Sungai Kamuyang, Irmaizar yang meminta jawaban tegas dari Walikota Payakumbuh, pihaknya pada Kamis (15/02) akan melakukan rapat bersama pada pukul 09.00 WIB.

Baca Juga : 

Untuk itu pihak PDAM meminta agar warga setempat untuk bisa bersabar, dan menahan diri dari swgala bentuk yang bisa merugikan masyarakat banyak, jelas mereka singkat.

Sementara itu, menanggapi kisruh yang terjadi antara Masyarakat Nagari Sungai Kamuyang dengan PDAM Payakumbuh, salah satu Pengamat Sosial, Arnovi Sutan Modo menyaraknkan agar persoalan itu bisa diselesaikan dengan cepat. Sebab menurutnya, jika benar terjadi pemutusan pasokan air bersih ke PDAM, maka dipastikan akan terjadi kerugian bagi ratusan ribu penduduk Payakumbuh, termasuk di dalamnya warga Kompleks asrama Polres Payakumbuh dan Warga asrama Bataliyon 131, ujarnya mengatakan.(aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here