Gawat! Calon Kandidat Jalur Perseorangan Pada Pilkada Limapuluh Kota Mendatang Terancam Gagal

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Gawat,! pasangan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Kabupaten Limapuluh Kota dari jalur perseorangan (Non Partai) terancam gagal ikut kontestasi demokrasi terbesar yang akan dimulai di kawasan tersebut.

Terancam batalnya dua kandidat calon yang maju dalam jalur perseorangan tersebut masing masing Ferizal Ridwan- Nurholis dan Maskar M Dt Pobo- Masril, seperti yang diungkapkan Ketua Komisi  Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lima Puluh Kota, Masnijon, saat rapat pleno terbuka rekapitulasi dukungan Balon Perseorangan Bupati/Wakil Bupati dan Gubernur/Wakil Gubernur, Senin 20 Juli 2020, akibat masih belum terpenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Iklan

Seperti yang dijelaskan, adapun syarat untuk maju melalui jalur perseorangan masing masing kandidat calon harus memiliki 10 persen dukungan suara dari total jumlah pemilih di Kabupaten Limapuluh Kota atau sebanyak 22.539 dukungan suara.

Namun saat ini masing masing kandidat calon seperti Ferizal Ridwan Nurholis baru mengumpulkan dukungan suara syah atau memenuhi syarat (MS) sebanyak 12.278 serta pasangan Maskar M dt Pobo- Masril, memenuhi syarat 14.316 dukungan suara syah.

Itu artinya masing masing kandidat harus mampu mencari dan menyerahkan suara tambahan pada masa perbaikan nanti yang jatuh pada tanggal 25 Juli- 27 Juli 2020, papar Masnijon.

Lebih jauh, untuk kandidat calon perseorangan Ferizal Ridwan- Nurkolis dalam waktu kurang dari 7 hari mendatang harus mampu mencari tambahan suara dukungan masyarakat sebanyak 12.278 jumlah dua kali lipat dari kebutuhan tambahan sebanyak 6139.

Hal yang sama juga harus dilakukan oleh kandidat calon Maskar M dt Pobo- Masril. Pasangan tersebut kurang dari 7 hari mendatang harus mampu mencari tambahan suara dukungan sebanyak 14.316 jumlah dua kali lipat dari kebutuhan tambahan sebanyak 7158.

Sesuai jadwal PKPU, setelah penyerahan surat suara tambahan pada tanggal 25 Juli hingga 27 Juli 2020, di masa perbaikan selanjutnya langsung akan dilakukan kembali verifikasi administrasi oleh KPU pada 27 Juli sampai dengan 4 Agustus 2020.

Adapun jadwal Verifikasi Faktual akan berlangsung pada 8 Agustus hingga 16 Agustus 2020 mendatang, tutup Masnijon.

Terpisah, terkait terancamnya dua calon kandidat pasangan yang maju melalui jalur perseorangan tersebut, menjadi pembahasan hangat di kawasan Limapuluh Kota.

Banyak yang meragukan masing masing dua calon tersebut mampu memenuhi kuota mengingat waktu yang mepet. Namun tidak sedikit pula warga menyayangkan jika para kandidat dari jalur perseorangan tersebut tidak bisa ikut pertarungan dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Limapuluh Kota.

Diakui bagi masyarakat serta para pengamat politik di kawasan Luhak Nan Bungsu, disamping ikut majunya para calon kandidat lain, pertarungan yang paling panas dan seru dalam perebutan Kursi Bupati di Kabupaten Limapuluh Kota, justru terlettak dan terjadi di duo Incumben itu sendiri, yakni Irfendi Arbi dan Ferizal Ridwan. Disitulah ajang pembuktian publik siapa diantara dua incumben tersebut yang paling berpengaruh di Limapuluh Kota.

Untuk itu masyarakat berharap, agar Ferizal Ridwan bisa lolos dari lubang jarum dan di satu sisi Irfendi Arbi pun mendapatkan partai pengusung, maka pertarungan perebutan dan mempertahankan kursi BA 1 C dalam Pilkada mendatang diprediksi akan berlangsung pans dan seru. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here