Dugaan Pencabulan Santri Oleh Oknum Pengasuh Ponpes di Alahan Panjang Kabupaten Solok

gambar ilustrasi anak korban pencabulan

SUMBARTIME.COM-Kasus dugaan pencabulan terhadap beberapa santri yang sedang mondok di pondok pesantren (Ponpes) Muhammad Natsir, Alahan Panjang, Kabupaten Solok dengan cara disodomi oleh salah seorang oknum pengasuh terungkap ke permukaan.

Hal itu dibenarkan oleh Kasatreskrim Solok Arosuka Iptu Rifki Yhuda Ersanda, kepada awak media, Kamis (3/6) siang. Menurutnya, diduga telah terjadi tindakan dugaan pencabulan terhadap 3 orang remaja santri laki laki yang dilakukan oleh oknum salah satu pengasuh ponpes terkait, ujarnya.

Iklan

Lebih jauh dijelaskan, kasus terungkap bermula dari laporan oleh salah satu orang tua korban ke polisi yang menurut pengakuan anaknya (korban) telah disodomi oleh salah satu pengasuh ponpes. maih menurut pengakuan orang tua salah satu korban lanjut Iptu Rifki, berawal dari korban yang setiap buang air besar (BAB) merasa kesakitan.

Pihak keluarga yang curiga atas kejadian yang menimpa korban saat BAB menanyakan kepadanya penyebab rasa sakit yang ditimbulkan. Korban saat itu mengaku jika dirinya telah disodomi oleh oknum salah satu pengasuh di lingkungan ponpes.

Kasatreskrim Solok Arosuka juga menyebutkan korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum pengasuh ponpes ada sebanyak 3 orang santri laki laki. Namun akunya lagi, polisi masih melakukan penyelidikan awal benar atau tidaknya laporan dari salah satu pihak korban.

Sementara itu, untuk pelaku sendiri keberadaannya saat ini masih dicari polisi. Didapat kabar bersamaan dengan pihak korban melapor ke polisi, si pelaku kabur melarikan diri, pungkas Iptu Rifki menerangkan. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here