Dugaan Korupsi Dana BOS, 2 Oknum Guru Ditahan Kejari Sijunjung

dua oknum pendidik SD 24 Aia Angek digiring menuju rumah tahanan

SUMBARTIME.COM-Seorang Kepala Sekolah SD Negeri 24 Aia Angek inisial LS, serta bendaharanya inisial MD, ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sijunjung, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan penyelewengan dana BOS tahun 2018- 2020.

Penahanan kedua oknum pendidik di Kabupaten Sijunjung itu terjadi pada Selasa (19/10) usai keduanya diperiksa oleh Tim Pidsus Kejari Sijunjung.

Iklan

Dengan memakai rompi orange milik Kejari keduanya langsung digiring menuju rumah tahanan milik milik Polres Sijunjung.

Hal ini dibenarkan oleh Efendri Eka Saputra, S.H.,MH melalui Kasi Pidsus Fengki Andrias, SH. Menurutnya penahanan dua oknum pendidik tersebut setelah melalui serangkain proses pemeriksaan dan telah ditetapkan sebagai tersangka, ujarnya.

Di jelaskan lebih jauh, dua orang oknum guru tersebut telah tersandung kasus dugaan penyelewengan dan korupsi dana BOS tahun 2018-2020 yang telah merugikan negara sebanyak Rp 187.638.900.

Dalam mendalami kasus dugaan penyelewengan berdasarkan laporan dari pihak Inspektorat Kabupaten Sijunjung dibawah BPKP Sumbar, pihak Kejari telah melakukan serangkaian proses penyidikan. Lebih kurang 30 orang saksi telah dimintai keterangannya dalam kasus tersebut, jelas Fengki.

Sementara dari hasil penyidikan yang dilakukan Kejari Sijunjung, pihaknya telah menemukan sejumlah indikasi penyimpangan terkait pengelolaan dana BOS antara lain adanya dugaan mark up pemakaian anggaran, laporan pertanggung jawaban yang fiktif dan belanja kegiatan yang tidak sesuai dengan RKAS maupun RKAS Perubahan, tutupnya mengatakan. (eis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here