Dua Pasang Calon Kepala Daerah Padang Akan Resmi ‘Bertarung’, Selasa Pencabutan Nomor Urut

Dua pasang calon Kepala Daerah Kota Padang Akan Resmi Bertarung

Sumbartime-Dua pasang calon Kepala Daerah resmi maju di Pilkada Kota Padang 2018, sedangkan Syamsuar Syam-Misliza pasangan maju di jalur perseorangan gugur. Hal itu dikatakan oleh pihak KPU Padang, Senin (12/02).

“Kami telah menentapkan dua pasangan resmi maju di Pilkada 2018, sedangkan pasangan jalur perseorangan gugur,”kata Riki Eka Putra Koordinator Divisi Hukum KPU Padang.

Iklan

KPU Padang menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon di aula kantor itu. Rapat pleno dihadiri pasangan Emzalmi-Desri Ayunda, Hendri Septa, sedangkan Mahyaldi Ansyarullah tidak hadir. Elly Thrisyanti Ketua DPRD Padang, Wahyu Iraman Putra Wakil Ketua DPRD Padang serta undangan lainnya. Kedua tim sukses. Rapat pleno tersebut mendapatkan pengawalan dari kepolisian, serta TNI.

Dua pasangan calon yakni ini Pasangan Ir.Emzalmi-Desri Ayunda diusung oleh tujuh partai politik, di antaranya Partai Golkar, Partai Nasdem, Gerindra, PDIP, PPP, dan Partai Demokrat sedangkan pasangan Mahyeldi Ansyrullah-Hendri Septa diusung dari Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional.

Untuk pasangan jalur perseorangan, Syamsuar Syam-Misliza tidak memenuhi syarat calon walikota dan wakil walikota Padang. Pasangan Jalur perseorangan itu gagal ditetapkan sebagai calon Wako dan Wawako karena berdasarkan rekapitulasi jumlah dukungan tidak memenuhi syarat jumlah minimal dukungan. Adapun, dukungan yang harus dikantongi pasangan walikota dan wakil walikota jalur independen sebanyak 41.116, ulasnya lagi.

Sementara itu, KPU Padang pada Selasa 13 Februari 2018 akan melakukan pencabutan nomor urut pasangan kepala daerah. “Kedua Pasangan calon akan diundang untuk menghadiri pencabutan nomor urut,” imbuh Riki Eka Putra.

Di jelaskannya, ada ketentuan tambahan harus dilakukan oleh kedua pasang calon kepala daerah yakni segera memberikan laporan awal dana kampanye. Laporan dana kampanye harus diserahkan ke KPU.

“Pasangan calon kepala daerah juga diminta untuk membuat rancangan baru foto untuk alat peraga kampanye serta untuk surat suara. Rancangan ini harus diserahkan pada 19 Februari 2018. KPU juga telah menerima surat cuti dari Emzalmi dan Mahyeldi Ansyarullah maju di Pilkada 2018,”katanya.

Sementara itu Bahrul Anwar Komisioner Panwaslu Padang menyatakan, Panwaslu ikut mengawasi penetapan pasangan calon kepala daerah di lakukan KPU Padang.

“Pihaknya melihat apakah ada keterlibatan ASN menjadi tim sukses salah satu pasangan calon kepala daerah,”katanya.
Sejuah ini belum ada keterlibatan ASN menjadi tim sukses. “Panwascam maupun staf Panwaslu Padang terus memantau keterlibatan ASN,”imbuhnya.

Ia menambahkan, saat ini atribut pasangan calon yang terpasang di sejumlah tempat Padang harus di bongkar oleh tim sukses.

“Pihak sudah menyurati tim sukses untuk membongkar atribut atau baliho pasangan calon terpasang,”ungkapnya. Sementara itu Musmaizer penghubung pasangan Emzalmi-Desri Ayunda merasa bersyukur telah ditetapkan sebagai calon kepala daerah oleh KPU.

“Pasangan Emzalmi-Desri Ayunda resmi ditetapkan sebagai calon kepala daerah, Emzalmi sudah memberikan surat cuti ke KPU Padang,”katanya.( yendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here