Dua ASN di Lingkungan Pemkab Limapuluh Kota Ditetapkan Tersangka Korupsi Anggaran Transmigrasi

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Setelah melalui serangkain pemeriksaan yang cukup lama serta diiringi dengan gelar perkara pada minggu lalu, akhirnya Unit Tipikor Polres Limapuluh Kota, menetapkan dua tersangka dugaan korupsi anggaran proyek dana Tranmigrasi di Kawasan Galugur, Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2012 silam.

Dua orang yang telah ditetapkan tersangka itu adalah oknum yang kini masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota, yakni masing masing berinisial, Mlv dan Azw, ujar Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo melalui Kasat Reskrim, AKP Anton Luther, yang didampingi Kanit Tipikor, Ipda Heri Yuliady, kepada awak media, Rabu (29/1).

Iklan

Namun ditambakan Ipda Heri, sampai saat ini belum ada kedua tersangka ditahan dan masih dilakukan sebatas pemeriksaan kepada Mlv, ungkapnya.

Walaupun begitu, tidak tertutup kemungkinan akan ada bertambah para tersangka lainnya dalam kasus dugaan korupsi anggaran proyek Tranmigrasi Tahun 2012 silam di Galugur, Kecamatan, Kapur IX tersebut, tutur penyidik lagi.

Adapun kedua tersangka saat itu, menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Limapuluh Kota dan Pejabat Pengguna Keuangan ( PPK) dalam proyek Transmigrasi Tahun 2012. Kedua tersangka patut diduga telah ditenggarai melakukan pengemplangan anggaran sehingga telah merugikan negara senilai hampir Rp 900 Juta. (aa) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here